Connect with us

Ekonomi

Pemecatan Sepihak 12 Karyawan, CAD Solusindo Sebut UCWeb Alibaba Tidak Terlibat

Published

on

Pemecatan atau PHK Karyawan (Ilustrasi Istimewa)

Pemecatan atau PHK Karyawan (Ilustrasi Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Mengenai kasus pemecatan sepihak belasan karyawan perusahaan asal Cina, UCWeb Inc, Alibaba Group dibantah oleh pihak PT CAD Solusindo. Menurut CAD, dalam kasus pemecatan 12 karyawan secara sepihak disebut tidak ada keterlibatan dengan perusahaan milik Jack Ma, melainkan murni urusan internal CAD dengan si pekerja yang dipecat.

“Ada beberapa hal yang ingin saya luruskan di sini, yang pertama seperti dibilang dari pihak UCweb, dua belas orang itu adalah pegawai CAD. Jadi urusannya adalah dengan CAD,” kata Staf HRD PT CAD Solusindo, Mega Widiaswara, saat dihubungi redaksi NUSANTARANEWS.CO, Sabtu (9/2/2019).

Baca Juga: UCWeb Tegaskan Kasus PHK Sepihak Karyawan Indonesia Tidak Akurat

Dirinya menegaskan, dalam kasus ini, UCWeb disebut sebagai pihak ketiga. “Pihak lain, pihak ketiga atau UC Browser itu tidak terkait dengan dengan hal ini, karyawan 12 orang itu murni adalah pegawai CAD. Mereka bersengketa dengan CAD, urusannya adalah internal CAD,” tegasnya.

Yang kedua, lanjut Mega, pihaknya mengaku akan mengakomodir dengan tuntutan yang dilayangkan 12 karyawan korban PHK. “Kita konsen dengan masalah yang diangkat oleh karyawan kami. Terus untuk permasalahan persengkataan ini, ini masih berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.”

“Dan kami akan melaksanakannya sesuai dengan undang undang dengan koridor hukum yang ada di Indonesia, sampai nanti ada keputusan yang mengikat,” ujar Mega.

Baca Juga:
Alibaba Group PHK Sepihak Belasan Karyawannya di Indonesia
Begini Kronologi Lengkap PHK Sepihak Perusahaan Cina Alibaba Group di Indonesia
Ini Tuntutan Karyawan Yang di PHK Sepihak Oleh Perusahaan Milik Jack Ma

Terkait pemberitaan yang menyebutkan keterlibatan UCWeb Alibaba dalam pemecatan sepihak, pihak CAD Solusindo menyampaikan permintaan maaf. “Kami dari pihak CAD, mohon maaf apabila ada berita berita kemarin yang dikait kaitkan dengan hal ini karena ini murni permasalahan internal CAD dengan staf,” ungkapnya.

Baca Juga:  Safari Politik Sandiaga di Sinjai Diawali dengan Lari Pagi Bersama

Sementara itu, Tim Publik Relation (PR) UCWeb, Michael Hu memberikan klarifikasinya ihwal kasus pemecatahan belasan karyawan di Indonesia. Dia menjelaskan, bahwa laporan mengenai PHK sejumlah karywan di Indonesia dinilai tidak akurat.

Michael Hu mengatakan, soal pemecatan karyawan disebutnya bukan keputusan dari UCweb, melainkan murni keputusan PT CAD Solusindo. “Karyawan yang dipekerjakan oleh PT CAD, bukan oleh UCWeb,” ungkap Michael Hu kepada NUSANTARANEWS.CO, Jumat malam (8/2/2019).

Saat ini, lanjut Hu, diskusi antara pihak karyawan dan CAD sedang dalam proses mediasi. “Jadi saya tidak bisa berkomentar banyak tentang masalah ini,” jelasnya.

Sebelumnya Rizky Fadhulloh, salah satu karyawan korban PHK (8/2), mengatakan perusahaan teknologi informasi asal Cina, UCWeb Inc. Alibaba Group, melakukan pemutusan hubungan kerja secara sepihak kepada 12 karyawannya di Indonesia. Menurut dia, PHK dilakukan dengan menabrak payung hukum ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia, yakni Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“PHK dilakukan UCWeb Inc. secara sepihak lantaran berniat mengubah strategi perusahaan, bukan karena para karyawan tersebut melakukan kesalahan dalam bekerja. Alasan tersebut sudah disampaikan kepada 12 karyawan yang mendapat PHK,” kata Rizky Fadhulloh saat dikonfirmasi redaksi.

Ia menjelaskan, 12 karyawan yang mendapat PHK secara sepihak dari UCWeb merupakan karyawan alih daya dengan skema kontrak perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT).

Pihak UCWeb tidak mengurus langsung administrasi kepegawaian 12 karyawan tersebut melainkan mengalihkan kuasanya kepada salah satu perusahaan Indonesia yakni PT Computer Automasi Digital Solusindo (CAD Solusindo) yang beralamat di Perkantoran Kota Grogol Permai Blok C-47, Jalan Prof. Dr. Latumeten 19, RT 01 RW07, Jelambar, Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat.

Sehingga, secara hukum yang berlaku, status kepegawaian 12 karyawan tersebut merupakan karyawan alih daya CAD Solusindo.

Baca Juga:  Fantastis, BPKAD Targetkan 4,6 Miliar untuk Perolehan Pajak Tahun 2019

Pewarta: Romandhon
Editor: Alya Karen

Terpopuler