Connect with us

Mancanegara

PBB Sebut 68 Persen Populasi Dunia Bakal Tinggal di Daerah Perkotaan

Published

on

populasi dunia, jumlah populasi dunia, penduduk dunia, kaum urban, urbanisasi, pertumbuhan perkotaan, pertumbuhan penduduk, ekspansi perkotaan, populasi global, kota terbesar dunia, kota terpadat dunia,

Ilustrasi ibukota Jakarta, Indonesia. (Foto: Jakartaskyline)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Laporan PBB menyebutkan sebanyak 68 persen dari populasi dunia akan tinggal di daerah perkotaan pada tahun 2050 mendatang. Menurut PBB, angka tersebut naik 55 persen dari kondisi saat ini.

Dikutip AFP, laporan PBB tersebut memperkirakan populasi tambahan yang akan tinggal di kawasan perkotaan sekitar 2,5 miliar dan terus akan berkembang dalam kurun waktu 30 tahun ke depan. Menurut PBB, sebanyak 90 persen dari pertumbuhaan perkotaan, berpusat di Asia dan Afrika.

Laporan PBB menyebutkan bahwa ledakan populasi di kawasan perkotaan akan terkonsentrasi di negara-negara tertentu dengan 35 persen ekspansi perkotaan yang terjadi di India, Cina dan Nigeria antara 2018 dan 2050.

Baca juga: Bom Waktu Demografi Mengancam Populasi Penduduk Jepang

Jumlah orang yang tinggal di daerah perkotaan di seluruh dunia telah meningkat pesat dari 751 juta pada tahun 1950 menjadi 4,2 miliar pada tahun 2018, kata PBB. Meskipun tingkat urbanisasinya lebih rendah, Asia memiliki 54 persen dari seluruh penduduk perkotaan di dunia, diikuti oleh Eropa dan Afrika dengan 13 persen setiap.

Migrasi umum dari daerah pedesaan ke perkotaan, dikombinasikan dengan pertumbuhan penduduk secara keseluruhan, akan mengarah ke kawasan yang memiliki 43 kota besar pada tahun 2030, masing-masing rumah bagi lebih dari 10 juta orang. Menurut PBB, saat ini Tokyo menjadi kota terbesar di bumi dengan 37 juta penduduk, diikuti New Delhi dengan 29 juta, Shanghai dengan 26 juta, Sao Paulo dan Kota Meksiko masing-masing 22 miliar.

Sementara itu Kairo, Mumbai, Beijing dan Dhaka semuanya sudah mendekati angka 20 juta penduduk. Penelitian PBB memprediksi dua tahun ke depan populasi Tokyo mulai mengalami penurunan dan dalam waktu bersamaan statusnya sebagai kota terbesar di dunia akan dikalahkan oleh New Delhi pada tahun 2028 mendatang. (red/nn)

Baca Juga:  Oposisi Siap Santap Menteri Baru Jokowi yang Sontoloyo Apalagi Genderuwo

Editor: Novi Hildani

Loading...

Terpopuler