Connect with us

Mancanegara

Pasukan Macan Tak Terbendung, Erdogam Ultimatum Pemerintah Suriah

Published

on

Laju “Pasukan Macan” Tak Terbendung,

Laju “Pasukan Macan” Tak Terbendung/foto facebook

NUSANTARANEWS.COPasukan Macan tak terbendung, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengultimatum Presiden Bashar al Assad bahwa, Turki akan melakukan aksi militer jika Suriah tidak menarik pasukan bersenjatanya dari pos-pos pengamatan Turki di provinsi Idlib. Erdogan mengeluarkan ancaman itu setelah melihat garis depan pertahanan aliansi teroris dan pemberontak yang didukungnya tergempur habis oleh serangan pasukan pemerintah Assad.

Erdogan mengatakan, “Kami berharap pemerintah Suriah menarik pasukannya dari pos pengamatan kami sebelum akhir bulan ini (Februari). Jika pemerintah Suriah tidak menarik mundur pasukannya, Turki terpaksa mengambil tindakan, ancam Erdogan kepada Presiden Assad.

Sementara itu, Pasukan Macan Suriah terus merangsek maju lebih jauh ke dalam wilayah Idlib yang merupakan benteng terakhir dari pasukan pemberontak dan teroris pimpinan Hayat Tahrir al-Sham. Sehingga kini pos pengamatan Turki telah terkepung seluruhnya oleh pasukan pemerintah Suriah yang didirikan di dekat Tal Toqan dan al-Sheikh Mansur.

Pada hari Senin (3/2), setelah jet-jet tempur Rusia membombardir basis-basis pemberontak dan teroris – pasukan darat pemerintah Suriah dengan cepat mengambil kendali atas sejumlah desa di Idlib tenggara dan Aleppo barat daya, termasuk Resafa, al-Dhahabiyah, Ajlas, Talafih dan Judiydat Talafih.

Pada hari yang sama, pasukan khusus di bawah komando pasukan Macan Suriah berhasil merebut pintu masuk timur ke Saraqeb, kemudian membuat perimeter pertahanan untuk melakukan serangan artileri mengarah jalan terbuka yang menuju ke kota. Akibat gerak maju pasukan khusus Angkatan Darat Suriah itu, pasukan teroris Hayat Tahrir al-Sham dan al-Qaeda mulai melarikan diri meninggalkan kota. Meski pasukan Turki telah membangun beberapa pos pengamatan tepat di daerah itu, namun tampaknya tidak banyak membantu.

Baca Juga:  Dukung Satgas NATARU 2019/2020: Elnusa Petrofin Sukseskan Distribusi BBM Pertamina

Memasuki 6 Februari, pasukan pro-Damaskus menguasai daerah Duwayr yang memotong jalan raya M5 di utara Saraqib. Dengan demikian, hanya ada satu jalan saja bagi para teroris dan pemberontak yang tersisa untuk melarikan diri yakni melalui Saramin.  Tapi jalan itu pun berada dalam jangkauan tembakan artileri tentara Suriah.

Saraqeb Nahiyah adalah sebuah subdistrict (kecamatan) terbesar di distrik provinsi Idlib yang terletak tepat di perempatan jalan raya M4 dan M5. Jatuhnya Saraqib ke tangan Damaskus semakin memudahkan pasukan pemerintah Suriah untuk melanjutkan operasi pembersihan di sepanjang jalan raya M5 untuk membuka jalan langsung ke kota Idlib. (Agus Setiawan)

Loading...

Terpopuler