Connect with us

Mancanegara

Pasukan Koalisi AS Bunuh 7 Teroris ISIS di Suriah Selatan

Published

on

suriah selatan, isis suriah selatan, koalisi as, pasukan mitra as, perang suriah, isis, maghawir al-thawra, tentara suriah baru, komando revolusioner suriah, inherent resolve,k nusantaranews

Pasukan Koalisi AS Bunuh 7 Teroris ISIS di Suriah Selatan di Suriah. (Foto: U.S Departement of Defense)

NUSANTARANEWS.CO, Suriah – Pelaksana Operasi Gabungan Inherent Resolve mengatakan pasukan koalisi AS berhasil membunuh tujuh anggota teroris ISIS di Suriah Selatan pada 4 Juni lalu.

Selama patroli kontra ISIS di kilometer 34 selatan Suriah, dekat de-confliction zone di At Tanf, anggota Maghawir al-Thawra yang didukung koalisi AS mencegat sebuah kendaraan yang berusaha melewati pos pemeriksaan keamanan. Penghuni kendaraan, yang diidentifikasi sebagai ISIS, berusaha melarikan diri dan menembakkan senjata yang mengarah kepada pasukan koalisi yang berjaga di pos pemeriksaan. Aksi saling tembak pun tak terhindarkan.

Di tengah-tengah kontak senjata, ISIS meledakkan dirinya menggunakan rompi bom bunuh diri. Akibatnya, tujuh anggota ISIS tewas, sementara pasukan koalisi tidak ada korban.

Maghawir al-Thawra atau dikenal juga Jaysh Maghawir al-Thawra, atau Tentara Komando Revolusioner dan disebut juga Tentara Suriah Baru (Jaysh Suriyah al-Jadid), merupakan bagian dari koalisi dan mitra pasukan AS selama perang Suriah. Mereka aktif melakukan pemantauan dan patroli secara rutin untuk mengawasi pergerakan ISIS sekaligus menjalankan operasi eksternal di negara-negara tetangga guna mengurangi kekuatan ISIS.

“Ini adalah contoh lain dari dedikasi dan kerja keras oleh mitra kami untuk mengalahkan ancaman ISIS yang tersisa di Suriah selatan,” kata Wakil komandan Inherent Resolve untuk strategi dan dukungan Mayor Jenderal Felix Gedley.

Loading...

Mayjen Gedley mengatakan keberadaan mitra dan koalisi di negara-negara tetangga sangat penting untuk mendesak kekuatan ISIS. “Kami mendesak terus kekuatan ISIS dan menghalangi mereka berlindung di tempat aman, itu fokus utama kami. Jika kami ingin mencapai stabilitas di kawasan ini, kami harus melanjutkan upaya berkomitmen kami untuk mencapai kekalahan yang abadi dari ISIS di sini,” katanya.

Baca Juga:  Meski Sandang Status Provinsi Termuda, Kalimantan Utara Mampu Dongkrak Ekspor Nasional

Combined Joint Task Force–Operation, kata Mayjen Gedley, berkomitmen untuk mengalahkan ISIS dan menetapkan kondisi untuk operasi lanjutan guna meningkatkan stabilitas regional. (red/nn)

Editor: Banyu Asqalani

Loading...

Terpopuler