Connect with us

Lintas Nusa

Pasangan DAMAI: Peningkatan Jalan Tani Akan Memperkuat Ekonomi Kerakyatan

Published

on

Pasangan DAMAI: Peningkatan Jalan Tani akan memperkuat ekonomi kerakyatan.

Pasangan DAMAI: Peningkatan Jalan Tani akan memperkuat ekonomi kerakyatan.

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – Pasangan DAMAI: Peningkatan Jalan Tani akan memperkuat ekonomi kerakyatan. Selain melimpahnya sumber daya alam di sektor bahari, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) juga merupakan wilayah yang sangat kaya di sektor agraris. Hampir sebagian besar masyarakat Nunukan menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu penyangga ekonominya.

Namun alih-alih dapat menjadi daerah yang surplus pangan, hingga saat ini masyarakat di Nunukan justru masih bersandar pada daerah lain terkait kebutuhan pangan. Selama ini, Pemerintah dan pihak-pihak tertentu cenderung abai pada permasalahan yang sebenarnya jauh lebih vital dibanding sekedar membesar-besarkan slogan swasembada pangan.

“Ini kan sebuah ironi, bagaimana Nunukan yang kaya sumber daya alamnya tapi masyarakatnya mengalami ketergantungan pangan kepada daerah lain,” demikian diungkapkan Calon Bupati Nunukan, Danni Iskandar kepada Nusantara News, Kamis (8/10).

Kurang optimalnya pengelolaan lahan memang menjadi bagian dari tak maksimal hasil pertanian. Tapi menurut Politisi Partai Demokrat tersebut, minimnya insfratruktur adalah salah satu  penyebab para petani di Nunukan seperti jalan ditempat.

Dani mengingatkan, bahwa selama soko guru dari ekonomi di sebuah wilayah tak mempunyai fasilitas primer dalam aktifitasnya, maka selama itu pula keterlambatan bahkan sangat mungkin keterpurukan akan terjadi. Sedangkan Kabupaten Nunukan merupakan wilayah agraris yang seharusnya para petani nya memperoleh kebijakan yang ekstra agar kemandirian ekonomi selalu terjaga.

Padahal apabila sektor penyangga ekonomi diperlakukan sebagaimana  mestinya, maka Dani menilai  bukan sebuah kemustahilan jika pihak-pihak yang selama ini menyuplai kebutuhan pokok makanan ke Nunukan, suatu saat nanti yang akan berbalik arah  dan justru bergantung dengan sumber daya alam dan produk dari masyarakat Nunukan

Baca Juga:  Haedar Nashir: Santri Harus Tunjukkan Perilaku Islami, Bukan Klaim dan Retorika

Kunci utama mewujudkan swasembada pangan setelah optimalisasi lahan, ungkap Dani, adalah pembukaan atau peningkatan insfratruktur pertanian. Tanpa adanya sebuah akses jalan, seluas dan sesubur apapun lahan dan hasil budidaya para petani apabila terkendala dalam mengangkut hasil panen, maka akan ada 2 kerugian berupa kesia-siaan usaha para petani itu sendiri dan mubazirnya hasil panennya.

“Coba kita lihat di Sumatera, Jawa, Bali atau Sulawesi. Kenapa mereka mampu berswasembada? Itu karena selain hasil budidayanya melimpah, akses transportasi dalam mengangkut hasil panennya juga mudah,” paparnya.

Mantan anggota DPRD Nunukan itu mengakui bahwa insfratruktur yang selama ini dibangun pemerintah memang banyak mendatangkan manfaat, namun belum menyentuh lahan-lahan yang saat ini terpaksa menjadi lahan tidur akibat ketidakmampuan para petani dalam mengelolanya.

Menyadari kondisi demikian, Dani mengungkapkan bahwa apabila Pasangan DAMAI (Dani Iskandar-Muhammad Nasir) dipercaya masyarakat untuk memimpin Nunukan, salah satu program yang menjadi prioritas adalah memperkuat insfratruktur pertanian dengan memaksimalkan pembangunan /pembuatan jalan tani.

“Kalau ada yang menyanggah dan mempertanyakan darimana anggarannya, kita dapat menunda atau bila perlu meniadakan item-item pekerjaan maupun kegiatan yang yang nilai manfaatnya sangat minim. Dan dana tersebut dapat kita alokasikan untuk membangun insfratruktur pertanian tersebut,” pungkasnya. (ES)

Loading...

Terpopuler