Connect with us

Hankam

Parako Kopassus dan Tontaipur Kostrad Bebaskan Sandera di Papua

Published

on

Foto: Ilustrasi/NUSANTARANEWS

NUSANTARANEWS.CO – TNI hanya membutuhkan waktu 78 menit untuk mengacak-acak kelompok Papua Barat Merdeka yang menyandera warga di Kimberley, Papua. Para sandera kini sudah berhasil dibebaskan.

Ucapan dan rasa terima kasih patut disematkan kepada Para Komando (Parako) Kopassus dan Peleton Intai Tempur (Tontaipur) Kostrad yang telah membebaskan para sandera yang sudah memakan waktu hampir tiga pekan disandera kelompok separatis tersebut.

Aksi heroik TNI ini mengingatkan kita pada Operasi Tinombala pada 2016 lalu memburu kelompok Santoso alias Abu Wardah yang menolak untuk menyerahkan diri. Waktu itu, Tim 29 Bravo 515 Raider Kostrad yang masuk dalam Satgas Tinombala berhasil membekuk Santoso yang notabene pemimpin kelompok sipil bersenjata di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Kali ini, aksi serupa diperagakan Parako Kopassus dan Tontaipur Kostrad. Dalam waktu kurang dari dua jam, kelompok Papua Barat Merdeka yang tengah berkumpul di sebuah kandang di daerah Utikini, lari terbirit-birit setelah mendengar derap langkah pasukan yang tiba-tiba muncul di luar area pemukiman.

“Mengetahui pasukan yang tiba-tiba muncul di luar area pemukiman, kelompok OPM (Papua Barat Merdeka – red) berhamburan melarikan diri tanpa bisa melakukan perlawanan,” tulis keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jakarta, Jumat (17/11).

Alhasil, seluruh area Kimbeley berhasil dikuasai. “Dalam waktu 78 menit seluruh seluruh area berhasil dikuasai dan para separatis melarikan diri ke hutan dan gunung, sambil mengeluarkan tembakan dari jarak jauh,” tulis keterangan tersebut.

Untuk memastikan keamanan, pasukan diperintahkan untuk bergerak menguasai pos-pos pengamanan kelompok separatis tersebut. Dan setelah seluruh wilayah dikuasai dan situasi dinyatakan aman, Pangdam XVII/Cenderawasih berkoordinasi dengan Kapolda Papua agar segera mengirimkan tim evakuasi.

Baca Juga:  BPN dan TKN Kompak Bicara Korban Aksi Brutal di Papua

Tak lama kemudian, tim Satgas Terpadu TNI/Polri tiba di lokasi melaksanakan evakuasi. (red)

Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler