Connect with us

Lintas Nusa

Para CPNS Kaltara Diminta Lebih Tangguh dan Inovatif

Published

on

Irianto Lambrie bersama pacara CPNS Kaltara. (FOTO: Istimewa)

Irianto Lambrie bersama pacara CPNS Kaltara. (FOTO: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Tanjung Selor – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie berpesan kepada para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kaltara untuk tidak berhenti belajar, sebagai upaya meningkatkan kompetensi diri. Utamanya di era globalisasi dengan perkembangan teknologi informasinya yang begitu cepat dan kompetitif.

“Belajar dan terus belajar. Itu kunci untuk sukses. Dan yang tak kalah penting juga, jangan mudah menyerah, sebagai aparatur harus tangguh, penuh inovasi. Jangan takut gagal, karena kegagalan menjadi pelajaran untuk menuju keberhasilan,” pesan Gubernur dalam keterangan resmi yang diterima nusantaranews.co, Rabu (3/4/2019).

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat membuka Pelatihan Dasar (Latsar) bagi 1.238 CPNS formasi 2018 se-Provinsi Kaltara di Gedung Wanita Tanjung Selor, Selasa (2/4) kemarin.

Dalam organisasi pemerintah, kata Gubernur, sangat diperlukan pengembangan sumber daya aparatur. Pengembangan tersebut dilakukan melalui kegiatan pengembangan kompetensi yang meliputi; pengembangan kompetensi teknis, pengembangan kompetensi manajerial, dan pengembangan kompetensi sosio-kontrol.

“Pengembangan ini, dilakukan melalui pelatihan klasikal dan non klasikal. Salah satunya lewat Latihan Dasar ini,” katanya.

Loading...

Melalui pelatihan ini, lanjutnya, merupakan upaya transfer knowledge, skill dan attitude dalam pengembangan dan peningkatan kompetensi yang dimiliki aparatur.

Gubernur mengungkapkan, menjawab tantangan global yang lebih kompetitif, ASN dituntut memiliki kompetensi di segala bidang, utamanya dalam hal pemerintahan. Di sisi lain, Pemerintahan memerlukan aparatur yang unggul.

Melalui Latsar, kata Irianto, bertujuan untuk mempersiapkan aparatur yang kompeten, unggul dan kompetitif. Yang mengintegrasikan penanaman sikap perilaku disiplin, tanggung jawab dan menguasai kompetensi teknis, manajerial dan sosio kultural.

“Saya juga berpesan kepada para ASN, utamanya CPNS yang baru ini, agar memahami Undang-Undang, memahami aturan, sehingga dalam bekerja dan menjalankan tugasnya tidak keliru. Apalagi sampai bermasalah dengan hukum,” ungkapnya.

Baca Juga:  Rizal Ramli: Masyarakat Tak Suka Ketidakadilan, Tak Perlu Diajari Soal Rekonsiliasi

Begitu pun kepada seluruh ASN di Kaltara, baik di lingkup Pemprov Kaltara maupun di kabupaten/kota se-Kaltara, gubernur minta untuk terus meningkatkan kompetensi diri sesuai bidangnya masing-masing. Di samping juga selalu menumbuhkan budaya inovasi dan kreatifitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. (mys/nn)

Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler