Lintas Nusa

Panen Raya, UPTD VII Gelar Sosialisasi Pengendalian Hama

NUSANTARANEWS.CO – Rabu (7/12/2016) Poktan Sumber Rejeki, Jember melakukan panen pada seluas 15,3 hektar. Panen raya yang berlangsung di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Jember berjalan sangat ramai.

Kegiatan diawali dengan pemanenan padi atau panen raya dilahan milik Poktan Sumber Rejeki selanjutnya dilaksanakan sosialisasi dan pencanangan pengendalian hama refugia dalam menunjang program Upsus intensifikasi tanaman padi oleh Toni dari Dinas Pertanian Jember.

Pada kesempatan tersebut Toni selaku Ketua PPL Sewilayah UPTD VII Tanggul menjelaskan bahwa pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) bertujuan untuk mempertahankan produksi pertanian agar produksi tetap optimal, pengendalian hama adalah usaha-usaha manusia untuk menekan populasi hama sampai dibawah ambang batas yang merugikan secara ekonomi.

Pengendalian dapat dilakukan dengan pendekatan Pengendalian Hama Terpadu (PHT), yaitu memilih suatu cara atau menggabungkan beberapa cara pengendalian, sehingga tidak merugikan secara ekonomis, biologi dan ekologi. Dengan tingkat kesadaran yang tinggi tentang lingkungan yang sehat dan pertnian yang berkelanjutan diperlukan cara pengendalian yang tepat dan bersifat alami.

Baca Juga:  Deklarasikan Prabowo Presiden, Kicau Maniak Situbondo Makin Solid

Bahkan dijelaskan bahwa serangga musuh alami pada tanaman padi dan sayuran secara alamiah sebetulnya sudah ada sejak dahulu dan hal tersebut diakibatkan oleh karena lingkungan yang tidak memadai, sehingga terjadi ketidakseimbangan antara  perkembangan serangga musuh alami dan berdampak terjadi ledakan hama tanaman.

Refugia adalah tanaman yang berfungsi sebagai microhabitat dari serangga musuh alami dan penarik hama tanaman. refugia adalah tanaman yang berbunga seperti kenikir, jengger ayam, tapak dara, bunga matahari, bayam dan kembang kertas, bunga tanaman tersebut akan mengeluarkan nectar yang baunya menarik serangga musuh alami maupun serangga hama tanaman untuk datang dan serangga yang sering melakukan kunjungan rutin untuk mendapatkan nectar adalah kumbang, lalat, lebah, semut, thrips dan kupu-kupu.  (sis24/Red-01)

Related Posts

1 of 420