Connect with us

Berita Utama

Pakistan Kirim 3 Jet Tempur Multirole JF-17 untuk Angkatan Udara Nigeria

Published

on

Pakistan kirim 3 jet tempur multirole JF-17 untuk Angkatan Udara Nigeria.

Pakistan kirim 3 jet tempur multirole JF-17 untuk Angkatan Udara Nigeria/fOTO: news.ebene-magazine.com

NUSANTARANEWS.CO, Islamabad – Pakistan kirim 3 jet tempur multirole JF-17 untuk Angkatan Udara Nigeria. Pengiriman ketiga jet tempur multirole tersebut dilakukan pada hari Jumat (21/5) dalam sebuah upacara resmi di sebuah pangkalan di Makudri.

Jet tempur tersebut diserahkan oleh Pakistan Aeronautical Complex, yang membangun pesawat dan bertanggung jawab atas pengirimannya. Hal itu sekaligus menandai perkembangan terbaru dalam keterlibatan Angkatan Udara Pakistan dalam program modernisasi Angkatan Udara Nigeria.

Menurut siaran pers Angkatan Udara Pakistan, upacara tersebut dihadiri oleh perwira tinggi dari kedua angkatan. Menteri Pertahanan Nigeria Bashir Magashi menyampaikan rasa terima kasih kepada Pakistan dan Angkatan Udara atas peran mereka dalam memodernisasi layanan lokal dan membantu Nigeria memenuhi tantangan keamanannya.

“Kami senang dan gembira atas penambahan pesawat tempur JF-17 dari Pakistan,” ujarnya.

Wakil kepala staf udara Angkatan Udara Pakistan, Marsekal Syed Noman Ali, berjanji kepada produsen dan layanan tersebut akan melanjutkan dukungan mereka dalam membantu Nigeria memenuhi kebutuhan kekuatan udaranya.

Angkatan Udara Pakistan juga telah melatih pilot Nigeria dan awak darat untuk mendukung pesawat ini, serta memungkinkan angkatan yang berbasis di Afrika untuk melatih personel secara lokal, menjadikan seluruh proses pelatihan dan pemeliharaan bersifat lokal.

Nigeria memilih JF-17 untuk memodernisasi armada jet tempurnya karena kemudahan pemeliharaan dan kombinasi pesawat dengan teknik manufaktur modern (berbasis mesin RD-33 Rusia) yang memungkinkan Angkatan Udara Nigeria memiliki kesiapan yang lebih baik. Apalagi sebelumnya, pada 2005, Angkatan Udara Nigeria telah mendatangkan 15 jet tempur Chengdu F-7 dari Cina senilai US$ 251 juta yang terdiri dari 12 varian tunggal dan 3 pesawat latih kursi ganda. Paket tersebut juga termasuk persenjataan rudal dan bom.

Baca Juga:  Peneliti Sebut Kampanye Pilpres 2019 Kebanyakan Sensasi Belaka

Kehadiran F-7 sekaligus mengakhiri layanan MiG 21 dalam armadanya. Pada pertengahan tahun ini, Angkatan Udara Nigeria juga akan menerima secara bertahap 12 pesawat tempur ringan A-29 Super Tucano dengan perkiraan pengiriman penuh pada akhir 2021. (Banyu)

Loading...

Terpopuler