Connect with us

Budaya / Seni

Out Door Learning

Published

on

out door learning, outbond, belajar luar kelas, nusantaranews

Out door learning di Makodim Ponorogo yang diikuti siswa-siswi SD Muhamamdiyah. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, PonorogoOut door learning merupakan salah satu metode pembelajaran yang dinilai efektif dalam mendidik siswa. Metode ini bertumpu pada proses belajar dan mengajar di luar ruangan kelas dengan berbagai kegiatan seperti outbond.

Kodim Ponorogo menyediakan fasilitas berupa perpustakaan yang kapan saja bisa dikunjungi siswa-siswi di Bumi Reog. Pada Kamis (6/12) perpustakaan tersebut diserbu oleh ratusan siswa-siswi kelas V SD Muhammadiyah.

Staf Makodim Ponorogo Pelda Hermawan mengajak siswa-siswi untuk memanfaatkan buku-buku yang ada di perpustakaan. Buku-buku yang telah disiapkan oleh satuan bagi siswa-siswi yang berkunjung ke Makodim Ponorogo.

Dengan serius, siswa siswi ini membaca buku-buku pelajaran sekolah, buku pengetahuan umum, buku sejarah perjuangan pahlawan bangsa hingga majalah-majalah TNI yang tersedia di perpustakaan satuan ini.

Kegembiraan ratusan siswa siswi SD Muhammadiah pun seketika pecah tatkala Pelda Hermawan mengumumkan bahwa setelah pelaksanaan membaca buku-buku di perpustakaan akan dilaksanakan kegiatan permainan outbond berupa  permainan yang bersifat perlombaan antara kelas.

Di lapangan Makodim Ponorogo telah disiapkan peralatan outbond antara lain holahop berantai, bola estafet hingga permainan buldoser yang dipandu Pelda Hermawan.

Tampak keceriaan anak-anak usia SD ini mengikuti kegiatan outbond, yang pada akhirnya diberikan penjelasan oleh Pelda Hermawan bahwa semua kegiatan outbond ini merupakan pembelajaran bahwa.

“Untuk mencapai tujuan bersama maka dibutuhkan persatuan, kekompakan dan semangat kebersamaan untuk menjadi juara, untuk itu kita sebagai bangsa Indonesia harus menjaga kerukunan, kebhinekaan dan toleransi bersama seluruh warga Negara Indonesia, agar Bangsa ini lebih maju saat kalian nanti menjadi pemegang estafet generasi bangsa,” kata Pelda Hermawan.

(nvh/anm)

Editor: Ani Mariani

Advertisement

Terpopuler