Connect with us

Ekonomi

Orang Ini Disebut yang Harus Bertanggung Jawab Terhadap Tax Amnesty

Published

on

Sofjan Wanandi bersama Jusuf Kalla dan Jokowi (Foto Istimewa)

Sofjan Wanandi bersama Jusuf Kalla dan Jokowi. Rizal Ramli Sebut Sofjan Wanandi yang Harus Bertanggung Jawab Terhadap Tax Amnesty. (Foto Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Nama Sofjan Wanandi, disebut oleh mantan Menko Maritim Rizal Ramli sebagai sosok yang paling bertanggung jawab atas tax amnesty. Menurut dia, ide awal penerapan pengampunan pajak (tax amnesty) berasal dari Sofjan Wanandi.

“Jadi ini yang punya ide tax amnesty itu kan si Sofyan Wanandi. Coba uber Sofyan Wanandi suruh tanggung jawab. Dia kan dulu paling semangat uber tax amnesty. Ternyata kan gagal,” ungkap Rizal Ramli kepada wartawan di kawasan Jakarta Selatan, Senin (12/8).

Baca Juga: Program Tax Amnesty Jilid Pertama Terbukti Gagal, Kok Mau Diulangi Lagi?

Rizal Ramli menjelaskan, sejak diberlakukan tax amnesty, pemerintah mencatat, bahwa program ini hanya mampu menyumbang Rp 100 triliun lebih sedikit. Hal ini tampak terlihat dari grafik tax ratio atau pendapatan pajak nasional yang mengalami terjun bebas. Yang semula di tahun 2015 sebesar 9,20% anjlok di menjadi 8,85% di tahun 2018.

“2015 pendapatan pajak tax ratio itu 9,20 persen, hari ini telah anjlok 8,85 persen. Artinya program tax amnesty gagal,” jelasnya.

Loading...

Seharusnya, dengan tax amnesty maka tax base nasional menunjukkan grafik yang semakin baik, di mana jumlah para pembayar pajak semakin bertambah. Kemudian sektor-sektor besar yang dikenakan pajak juga semakin besar.

Siapa Sofjan Wanandi?

Dilansir dari Wikipedia, Sofjan Wanandi adalah pengusaha Indonesia dan pemilik bisnis Gemala Group (sekarang Santini Group). Pria yang memiliki nama lahir Liem Bian Khoen ini merupakan adik dari Jusuf Wanandi (Liem Bian Kie) seorang politisi senior dan pendiri CSIS.

Sofjan Wanandi pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dua kali. Pada akhir 2008 lalu, ia menjadi orang nomor satu dalam lingkungan pengusaha di Indonesia.

Baca Juga:  Pengamat Militer Sebut Doktrin Sishankamrata Lebih Tepat Diterapkan di Wilayah Kalimantan Timur

Pada 1 November 2014, Sofjan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum Apindo, karena ia ditunjuk sebagai Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Jusuf Kalla. Posisi Sofjan setelah mundur adalah di Dewan Pertimbangan Apindo. Untuk sementara ditunjuk Hariyadi Sukamdani sebagai Ketua Umum, dan Suryadi Sasmita sebagai Sekretaris Umum Apindo.

Pewarta: Romadhon

Loading...

Terpopuler