Kesehatan

Operasi Caesar Tingkatkan Risiko Prematur Pada Kelahiran Berikutnya

NUSANTARANEWS.CO – Dilansir dari The Guardian, para periset mengungkapkan bahwa wanita yang menjalani operasi caesar terpantau memiliki risiko yang tinggi pada kehamilan berikutnya, hal tersebut terkait dengan risiko kelahiran prematur.

Dalam salah satu penelitian terbesar di Australia mengenai hubungan antara operasi caesar dan kelahiran prematur, para periset dari rumah sakit Royal Alfred Sydne dan Universitas Sydney meneliti hal tersebut pada 2.672 wanita yang mengalami operasi caesar pada tahap pertama persalinan atau tahap akhir begitu serviks telah (dalam keadaan) dilatasi sepenuhnya.

Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Angela Cong dari rumah sakit Royal Prince Alfred dan pertama kali dipublikasikan dalam Australian and New Zealand Journal of Obstetrics and Gynocology.

Para peneliti menemukan hal tersebut pada wanita berusia di atas 25 tahun dan menemukan operasi caesar darurat dengan dilatasi penuh lebih dari dua kali lipat risiko kelahiran prematur spontan pada kehamilan berikutnya.

Dr. Bradley de Vries yang merupakan salah satu anggota dari penelitian tersebut mengatakan bahwa sementara ini tercatat peningkatan risiko tersebut secara statistik signifikan masih kecil. Dari jumlah keseluyruhan wanita yang memiliki operasi caesar darurat pada tahap pertama persalinan 1,7 % mengalami kelahiran prematur pada kelahiran berikutnya. Semkentara itu wanita dengan kelahiran caesar pada tahap akhir persalinannya mengalami hal tersebut dalam jumlah 3,8 %.

Baca Juga:  Tekan Wabah PMK, Pemerintah Kirim 360 Ribu Vaksin Untuk Ternak Di Jatim

De Vries mengatakan bahwa para wanita tidak perlu takut untuk menjalani operasi caesar dalam keadaan darurat.

“Bahkan jika seorang wanita menjalani operasi caesar dengan pelebaran penuh, sejauh ini kemungkinan besar dia tidak akan melahirjan bayi prematrur pada kelahiran berikutnya,” tegasnya.

Ia menjelaskan sebuah alasan yang harus diterima oleh para wanita, bahwa caesar dalam keadaan darurat memang harus dilakukan. Pada beberapa keadaan, operasi ini sangat penting untuk menyelamatkan nyawa baik ibu maupun anaknya.

“Misalnya bayi dalam persalinannya mungkin mengalami stres, beresiko mengalami hal yang buruk, atau tidak dapat dilahirkan (normal).”

Menurutnya hasil penelitian ini sangat berguna bagi para dokter untuk mengidentifikasi lebih baik terhadap para pasien wanitanya terhadap risiko kelahiran prematur. Sehingga selanjutnya mereka dapat melakukan pemantauan yang intens terhadap kasus ini dan memberikan berbagai treatment untuk pencegahan.

Operasi caesar hanyalah salah satu penyebab kelahiran prematur pada kelahiran berikutnya. Beberapa faktor lainnya seperti kekurangan atau kelebihan berat badan sebelum hamil, kekerasan dalam rumah tangga juga harus diketahui oleh para wanita.

Baca Juga:  Banyak Ternak Mati Korban PMK, Sahat: Peternak di Jatim Harus Dapat Stimulus Ringankan Beban Ekonomi

Kelahiran prematur adalah sesuatu yang harus diwaspadai karena menurut data, prematuritas adalah penyebab kematian nomor satu diwaktu kelahiran.

Penulis: Riskiana
Editor: Romandhon

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts