Connect with us

Ekonomi

One Belt One Road, Strategi Cina Caplok Kedaulatan NKRI

Published

on

Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PAN, Hanafi Rais. Foto Ucok Al Ayubbi/ NUSANTARAnews
Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PAN, Hanafi Rais. Foto Ucok Al Ayubbi/ NUSANTARAnews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PAN, Hanafi Rais mengatakan proyek reklamasi adalah salah satu cara yang akan dipakai Tiongkok untuk membangun kekuatan ekonomi dengan menggunakan strategi One Belt One Road (OBOR).

“Kedaulatan NKRI akan dicaplok oleh Cina. Jangan Mau dibohongi pakai One Belt One Road (OBOR) dan jangan mau tergiur dengan tol laut,” kata Hanafi dalam diskusi bertajuk “Stop Program Reklamasi Teluk Jakarta” di Komplek DPR RI, senayan, Jakarta selatan, Selasa (16/5/2017).

Kareanya, ia mengingatkan ancaman serius yang akan dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah kekuatan militer Cina. Jika jalur sutera maritim itu sudah berjalan, lanjutnya, pasukan militer tersebut akan difungsikan sebagai penjaga lalu lintas perekonomian Cina yang melewati Indonesia.

“Jika Jalur maritim itu berjalan, yang harus diwaspadai adalah kekuatan militer Cina,” tegasnya.

Sementara itu, Sri Bintang Pamungkas menegaskan bahwa proyek reklamsi yang hanya mengutamakan kepentingan bisnis tidak mungkin dihentikan oleh Presiden Jokowi. Sebab, kata dia, Jokowi bisa jadi Presiden lantaran didukung oleh para mafia Cina.

Loading...

Mega proyek reklamasi, tambahnya, memang sudah menjadi keinginan jokowi. “Gak ngaruh, mau luhut, atau siapa yang diganti, lha wong dia sendiri main masternya,” imbuh dosen Fakultas Tehnik itu.

Pewarta: Ucok Al Ayubbi
Editor: Achmad Sulaiman

Loading...

Terpopuler