Connect with us

Berita Utama

Negara Asia Tenggara Khawatir Dengan AUKUS

Published

on

Negara Asia Tenggara Khawatir Dengan AUKUS

Negara Asia Tenggara khawatir dengan AUKUS/Foto: ABC

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pengumuman dibentuknya aliansi strategis baru antara Amerika Serikat (AS), Australia, dan Inggris (AUKUS) telah mengejutkan banyak pihak. Termasuk negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang merupakan tetangga Australia di utara. Bahkan Prancis bereaksi sangat keras rwehadap AUKUS terutama dengan pembatalan kesepakatan pembuatan kapal selam Australia dengan perusahaan Prancis.

Indonesia dan Malaysia juga sangat menentang rencana Australia untuk memperoleh armada kapal selam bertenaga nuklir dengan bantuan AS dan Inggris. Bahkan Singapura, sekutu paling andal Australia di kawasan itu, telah menyatakan keprihatinannya.

Negara-negara Asia Tenggara mengutarakan kekhawatiran bahwa kerangka kerja keamanan baru antara AS, Inggris, dan Australia akan mendorong terjadinya persaingan senjata dan ketegangan di kawasan itu.

Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob menyampaikan kepada Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Jumat (17/9) pekan lalu, bahwa AUKUS dapat berpotensi menyulut kekuatan lain untuk bertindak lebih agresif, terutama di dalam kawasan Laut Cina Selatan.

Kementerian Luar Negeri Indonesia mengeluarkan pernyataan bahwa Indonesia sangat prihatin atas terus berlanjutnya perlombaan senjata serta proyeksi kekuatan militer di kawasan.

Menteri Pertahanan Nasional Filipina Delfin Lorenzana menekankan pendirian negara itu yang mengambil posisi netral terhadap AUKUS, dengan mengatakan Manila ingin mempertahankan hubungan pertahanan bilateral yang baik dengan semua negara di kawasan itu.

AUKUS tampaknya akan dibahas dalam agenda KTT ASEAN yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. (Banyu))

Loading...

Terpopuler