Connect with us

Mancanegara

Myanmar Berjanji Salurkan Bantuan Indonesia untuk Korban Rakhine

Published

on

Para pengungsi Rohingya melarikan diri di tengah kekerasan di Rakhine yang semakin memuncak. Sekitar 100.000 orang telah melarikan diri dari tanah kelahirannya di Rakhine. (Foto: AFP)

NUSANTARANEWS.CO, Myanmar – Dalam keterangan tertulisnya, Director General  Relief and Restlement Department, Ministry of Social Welfare, Relief and Resettlement Myanmar, U Ko Ko Naing mewakili Pemerintah Myanmar menyampaikan apresiasi atas bantuan Indonesia.

Pemerintah Myanmar berjanji akan mendistribusikan bantuan dari Indonesia tersebut kepada para pengungsi di Rakhine State tanpa diskriminasi etnis maupun agama.

Mengingat lokasi pengungsi yang tersebar dan cukup jauh, maka Pemerintah Myanmar bekerja sama dengan organisasi internasional kemanusiaan untuk pendistribusiannya yaitu dengan Palang Merah Internasional (Internasional Committee of the Red Cross – ICRC) Myanmar.

Bantuan kemanusiaan dari Indonesia merupakan bantuan dalam bentuk barang pertama yang diterima oleh Pemerintah Myanmar dengan menggunakan mekanisme G to G sesuai kebijakan yang ditempuh Pemerintah Myanmar terkait penyaluran bantuan kemanusiaan untuk masyarakat di Rakhine State.

Selaku wakil Pemerintah Indonesia, Dubes Ito mengharapkan kiranya bantuan kemanusiaan tersebut dapat segera diserahkan kepada para pengungsi di wilayah Rakhine State. Selain itu Dubes Ito juga mengharapkan Pemerintah Myanmar dapat membuka akses bagi relawan asing yang ingin membantu para pengungsi di Rakhine State.

“Bantuan kemanusiaan Indonesia ini merupakan bantuan untuk tahap Emergency Relief.  Indonesia juga akan memberikan bantuan untuk tahapan rehabilitasi bagi pembangunan infrastruktur yang rusak,” ungkapnya.

Penyerahan bantuan telah berjalan dengan lancar atas dasar dukungan kerja sama yang penuh Pemerintah Myanmar dan Pemerintah Indonesia. Pemerintah Myanmar sangat menghargai proses penyaluran bantuan yang diberikan Indonesia yang menyesuaikan dengan prosedur yang ditetapkan oleh Pemerintah Myanmar.

Menindaklanjuti penyerahan bantuan tahap pertama tersebut, Dubes Ito bersama dua orang staf dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menuju ke Rakhine State (26/9) untuk memantau penyerahan bantuan.

Baca Juga:  Antusiasme Pengungsi Rohingya atas Bantuan Indonesia

Editor: Romandhon

Loading...

Terpopuler