Connect with us

Hankam

Modernisasi Alutsista, TNI AL Pesan Tank BMP-3F dan Tank Ranpur BT-3F Rusia

Published

on

modernisasi alutsista, tank bmp-3f, bt-3f, buatan rusia, tali al, nusantaranews

Tank BMP-3F Marinir (Foto: Dok Menkav-1)

NUSANTARANEWS.CO, JakartaModernisasi Alutsista, TNI AL pesan Tank BMP-3F dan Tank Ranpur BT-3F buatan Rusia.

Kementerian Pertahanan RI menandatangani kontrak pengadaan Tank BMP-3F dan Tank Ranpur BT-3F dengan JSC Rossoboronexport Rusia. Penandatanganan MoU berlangsung di Kantor Baranahan Kemhan, Jakarta, Senin (22/4) kemarin.

Pengadaan 22 unit Tank BMP-3F merupakan langkah ketiga kalinya diambil Kemhan RI. Sedangkan 21 unit Ranpur BT-3F merupakan kali pertama yang desainnya dari marinir, tulis Kemhan RI dikutip dari kemnhan.go.id, Kamis (25/4/2019).

PLT Kabaranahan, Brigjen TNI Bambang Kusharto mengatakan, pemerintah Indonesia, khususnya TNI AL menaruh kepercayaan tinggi terhadap produk-produk alutsista Rusia, khususnya tank.

Baca juga: Perkuat Alutsista, Korps Marinir Berencana Beli BT-3F Rusia

Dijelaskan, pengadaan Tank BMP-3F dan Tank BT-3F dibiayai dari pinjaman luar negeri Renstra 2015-2019 yang merupakan bagian dari program modernisasi alutsista TNI sesuai dengan perencanaan strategis pertahanan negara untuk memenuhi Program Minimum Essential Force (MEF) tahap dua pada Renstra 2015-2019.

Tank BMP-3F tentu sudah tidak asing lagi bagi marinir. Sebab, ini menjadi kali ketiga tank jenis tersebut dipesan.

Seperti diulas redaksi dua tahun lalu, pembelian Tank Amphibi BT-3F buatan Rusia merupakan program penggantian kendaraan lapis baja BTR-50PK milik Korps Marinir yang telah menua.

Jika melihat dari tampilannya, BT-3F memiliki postur yang sama dengan BMP-3F. Hal ini tak mengherankan karena desain BT-3F memang berdasarkan pada BMP-3F. Bedanya, hanya tidak ada kubah kanon saja. Sebagai gantinya, BT-3F memiliki ruang pengangkut 14 pasukan bersenjata lengkap.

BT-3F memiliki bobot 18,5 ton; dengan panjang 7 m, lebar 3.3 m, dan tinggi 3 m. Dengan konstruksi lambung baja berlapis alumunium yang mampu memberikan perlindungan sampai level 4 oleh STANAG 4569, BT-3F mampu menahan tembakan senapan mesin kaliber 12,7 mm dan 14,5 mm dari jarak 200 meter.

Stasiun senjata BT-3F dipersenjatai dengan senapan mesin jarak jauh kaliber 7.62mm, yang dilengkapi dengan saluran TV, pencitraan thermal serta pengintai laser. Kombinasi persenjataan juga bisa dipasang RCWS (Remote Control Weapon System) DPV-T dengan senapan mesin berat 6P49 Kord 12,7 mm, KPVT 14,5 mm, dan pelontar granat otomatis AGL-40.

Mesin BT-3F sama dengan yang dipakai BMP-3F, yakni UTD-29M berdaya 500hp. Jarak jangkau BT-3F mencapai 600 kilometer dengan kecepatan di jalan mulus mencapai 70 km per jam. Sedangkan kemampuan amphibinya 10 km per jam.

Untuk pembelian alutsista ini, nilai kontrak pembelian Tank BMP-3F senilai 108 juta dolar. Sedangkan Tank BT-3F senilai 67 juta dolar.

(ags/eda)

Editor: Eriec Dieda

Terpopuler