Connect with us

Ekonomi

Mewujudkan Kemandirian Ekonomi, IKA PMII Sumenep Bentuk Koperasi SMB

Published

on

Acara doa bersama, soft lanching dan temu anggota Koperasi Sahabat Makmur Bersama. (Foto: M Mahdi/NUSANTARANEWS.CO)

Acara doa bersama, soft lanching dan temu anggota Koperasi Sahabat Makmur Bersama. (Foto: M Mahdi/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Dalam rangka mencipatakan kemandirian ekonomi masyarakat, Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Cabang Sumenep membentuk Koperasi Sahabat Makmur Bersama (SMB).

Menurut Noviyanto, Ketua Koperasi (SMB) terbentuknya koperasi yang diprakarsai oleh IKA PMII Sumenep dan Keder Penggerak Nahdlatul Ulama (KPNU) sebagai kemandirian ekonomi masyarakat khusus bagi keluarga besar IKA PMII Sumenep.

Kata dia, sudah saatnya IKA PMII punya usaha untuk pengembangan ekonomi sehingga kedepan dapat memsport terhadap kegiatan yang digagas oleh kader PMII.

“Semoga terbentuknya Koperasi SMB kedepan mampu memberikan dukungan secara materi terhadap kegiatan yang di selenggarakan kader PMII,” ucap Noviyanto saat doa bersama, soft lanching dan temu anggota di kantor Koperasi depan Terminal Arya Wiraraja Sumenep, Kamis (24/1/2019).

Novi sapa akrapnya menyampaikan koperasi SMB memiliki motto ‘Dari sahabat, untuk sahabat, untuk kemakmuran sahabat‘. Oleh sebab peran anggota untuk kemajuan koperasi sangat dibutuhkan. Artinya dengan di bukanya toko koperasi dibutuhkan anggota untuk belanja di koperasi, sehingga motto koperasi MSB dapat terealisasi.

Loading...

“Agar koperasi SMB semakin maju peran anggota untuk belanja di toko koperasi sangat dibutuhkan,” ucap alumni PMII ITS itu.

Lebih detil dia menyampaikan bahwa pembagagiaan Sisa Hasil Usaha (SHU) untuk koperasi SMB yaitu 20% untuk IKA PMII, 30% untuk anggota, 40% untuk pengembangan koperasi, dan 10% untuk pengurus dan pengawas.

“Dan tak kalah penting hadirnya kopersi ini, kedepan mampu membantu perekonomian alumni PMII yang secara ekonomi belum mapan,” jelasnya.

Pewarata: M. Mahdi
Editor: Ani Mariani

Baca Juga:  Palestinaku, Seberkas Cahaya di Seberang Jalan Purnama
Loading...

Terpopuler