Connect with us

Kesehatan

Menyedihkan Wilayah Tapal Kuda Tidak Ada Rumah Sakit Rujukan Untuk Pasien Covid-19

Published

on

Menyedihkan Wilayah Tapal Kuda Tidak Ada Rumah Sakit Rujukan

Menyedihkan wilayah Tapal Kuda tidak ada rumah sakit rujukan untuk penanganan Covid-19. Foto Muhammad Fawait saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (7/4).

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Menyedihkan wilayah Tapal Kuda tidak ada rumah sakit rujukan. Keseriusan Pemprov Jatim dalam menekan pandemi Covid-19 di Jatim patut diragukan. Pasalnya, di kawasan Jember dan sekitarnya atau wilayah tapal kuda tidak tersedia rumah sakit rujukan milik Pemprov Jatim untuk penanganan Covid-19.

“Saat reses di Jember ada keluhan dari masyarakat jika tidak ada rumah sakit rujukan yang dikelola Pemprov untuk penanganan Covid-19. Yang ada dalah rumah sakit yang dikelola Pemkab Jember, dan rumah sakit tersebut kurang memadai untuk penanganan pasien Covid-19,” ungkap anggota DPRD Jatim Muhammad Fawait saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (7/4).

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan bahwa di Jember, rumah sakit yang dikelola Pemprov Jatim adalah rumah sakit paru. Namun, rumah sakit tersebut bertipe C sehingga kurang ideal untuk melayani pasien Covid-19.

“Seharusnya, Pemprov Jatim menaikkan status rumah sakit tersebut terlebih dahulu sebelum menjadi rumah sakit rujukan.”

Akibat tak ada rumah sakit rujukan, bila ada pasien terjangkit Covid-19 selalu dilarikan ke RSUD Soetomo Surabaya, kata Gus Mufa sapaan akrabnya.

“Bayangkan saja, setiap ada pasien langsung dibawa ke Soetomo Surabaya. Rumah sakit paru tersebut tidak bisa melayani pasien Covid-19. Hal ini sangat memprihatinkan, mengingat Jember saat ini sudah masuk zona merah sebaran pandemi Covid-19.”

Gus Mufa berharap Pemprov Jatim segera memenuhi kebutuhan rumah sakit di wilayah “Tapal Kuda” untuk melayani pasien Covid-19.

Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, Pemprov Jatim mengumumkan bahwa dalam menghadapi puncak pandemi Covid-19, sedikitnya telah menyediakan 75 rumah sakit rujukan untuk menampung pasien di 38 Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur beserta tenaga medisnya.

Baca Juga:  TNI AD dan Angkatan Bersenjata Australia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Militer

Dengan demikian, di Jatim terdapat total 2.351 bed isolasi yang siap menampung pasien covid-19. Bed isolasi tersebut terdiri dari 950 ruang observasi, 633 pengembangan ruang isolasi bertekanan negatif, 488 ruang isolasi tanpa tekanan negatif, 224 ruang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator, dan sebanyak 56 ruang isolasi negatif dengan ventilator.(setya/ed. banyu).

Loading...

Terpopuler