Connect with us

Politik

Menteri Puan Maharani Dinilai Minim Gebrakan, Maksimal Dalam Pencitraan

Published

on

Menko PMK, Puan Haharani /Foto: dok. liputan6
Menko PMK, Puan Haharani /Foto: dok. liputan6

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Dalam sebuah kesempatan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyampaikan Tiga nilai revolusi mental, yaitu integritas, etos kerja, dan gotong royong, ketiga nilai tersebut dalam pidato yang berapi-api ala Soekarno menurutnya harus terus diupayakan menjadi budaya baru keseharian masyarakat.

Namun demikian, Koordinator Investigasi CBA (Center for Budget Analysis) Jajang Nurjama sangat menyayangkan semangat revolusi mental yang dipekikan Puan Maharani dalam orasinya tersebut. Sebab, kata Jajang, tidak sejalan dengan kinerja Kementerian yang dipimpinnya.

“Publik nampaknya harus menunggu lebih sabar lagi terkait gebrakan yang dilakukan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tersebut,” ujarnya kepada media, Kamis (18/5/2017).

Selain minim gebrakan, lanjut Jajang, ditengarai dalam berbagai program yang dijalankan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan banyak ditemukan penyimpangan yang berpotensi kepada kerugian negara.

“Misalnya, dalam program produksi layanan iklan masyarakat yang dijalankan Menko PMK melalui satuan kerja Revolusi Mental sangat janggal. Untuk  program tersebut Menko PMK menyiapkan anggaran sebesar Rp. 2,4 miliar dan uang negara yang dihabiskan mencapai Rp. 2.399.800.000,” ungkap Jajang.

Ia menambahkah bahwa, proyek layanan iklan masyarakat tersebut dijalankan oleh PT. Gemini Satria Film yang beralamat di Jl. Pintu Air II No. 34, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

“Nilai proyek untuk pembuatan iklan layanan masyarakat yang mencapai angka Rp. 2,3 miliar lebih tersebut terlalu mahal dan sangat boros. Menurut Center for Budget Analysis untuk program tersebut Menko PMK bisa saja cukup mengeluarkan anggaran senilai Rp.1,7 miliar,” katanya.

Ada pemborosan uang negara sebesar Rp.790 juta lebih terkait program layanan iklan masyarakat Menko PMK. Kita berharap menteri Puan Maharani lebih serius lagi menjalankan pungsinya sebagai menteri, jangan sampai program-program yang dilaksanakan hanya dijadikan alat penciteraan semata agar terlihat oleh masyarakat ada kerjanya.

Baca Juga:  Madiun Gelar Sarasehan Pelestarian Budaya Bangsa

Pewarta/Editor: Achmad Sulaiman

Loading...

Terpopuler