Connect with us

Lintas Nusa

Mentahkan Calon Tunggal Di Musda, Muncul Nama-Nama Calon Ketua Demokrat Jatim

Published

on

Mentahkan calon tunggal di Musda, muncul nama-nama calon Ketua Demokrat Jatim.

Mentahkan calon tunggal di Musda, muncul nama-nama calon Ketua Demokrat Jatim.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Mentahkan calon tunggal di Musda, muncul nama-nama calon Ketua Demokrat Jatim. Keinginan agar menetapkan Plt Ketua Demokrat Jatim Emil Dardak di Musda ke VI yang akan digelar Februari mendatang sebagai ketua Definitif, tampaknya akan terganjal. Sejumlah nama yang layak memimpin Partai Demokrat mendatang mencuat. Mencuatnya nama-nama tersebut mematahkan adanya calon tunggal di Musda partai berlambang mercy ini.

Nama-nama yang mencuat akan menandingi calon tunggal Emil Dardak di musda partai yang kelahirannya dibidani SBY ini antara lain Agus Dono Wibawanto, Sri Subiati, Achmad Iskandar dan Bayu Airlangga. Selain itu juga nama Plt Emil Dardak juga bertahan sebagai calon definitif Ketua Demokrat Jatim.

Pengamat politik dari Universitas Surabaya (Unesa), Dr Agus Mahfud Fauzi memprediksi Partai Demokrat Jatim sekarang membutuhkan energi besar untuk mengembalikan kejayaan seperti pemilu 2009 lalu. Oleh karena itu yang berpeluang memimpin Demokrat Jawa Timur nanti adalah kader muda dan kader yang berani serta tidak malu-malu membawa nama besar Partai Demokrat.

Mantan komisioner KPU Jatim mengatakan dalam proses Musda nanti sebaiknya ada beberapa calon yang berani mencalonkan. Tidak calon tunggal seperti yang dilakukan beberapa partai lain. Sehingga DPC-DPC mempunyai beberapa pilihan alternatif, untuk menunjukkan kepada publik sebagai Partai yang menjunjung tinggi Demokrasi.

“Sosok yang berani menampilkan diri ke publik dengan Demokratnya, pekerja Keras dan yang belum mempunyai catatan negatif di dunia politik, saya kira layak untuk diberikan mandat dalam Musda mendatang,” jelas direktur lembaga survey Bangun Indonesia, Jumat (29/1).

Senada, pengamat komunikasi politik Unair Surabaya, Dr Suko Widodo berharap Partai Demokrat bisa menjadi contoh seleksi pemimpin partai yang mencerminkan nilai-nilai demokrasi. Alasannya, pola suksesi kepemimpinan parpol saat ini banyak yang bergeser sehingga kurang memberikan pendidikan politik dan demokrasi bagi masyarakat. Sedangkan Partai Demokrat diharapkan tetap menjaga proses demokrasi seperti musda-musda sebelumnya.

Baca Juga:  Melihat Prediksi Pertumbuhan Global 2030

“Saya kira semakin banyak calon, menunjukkan dinamisnya sebuah organisasi parpol. Ini pola yang bagus dalam seleksi pimpinan parpol walaupun mulai ditinggalkan banyak parpol di Indonesia,” tegas Suko Widodo.

Terkait nama-nama kader Demokrat yang mulai banyak dibicarakan internal partai, kata Suko, semuanya layak untuk menjadi ketua DPD Partai Demokrat Jatim kedepan. “Pak Iskandar, Mas Agus Dono maupun Bu Sri Subiati itu juga sudah lama bergabung di Demokrat. Bahkan sejak awal berdirinya Demokrat,” ungkapnya.

Banyak tantangan yang bakal dihadapi Partai sekelas Demokrat untuk kembali bangkit di pemilu mendatang. Sehingga Musda ini bisa dijadikan tonggak kejayaan jika para peserta musda tidak salah pilih ketua baru. ”Yang terpenting, pemimpin Demokrat Jatim kedepan itu harus mempunyai kapabilitas kepemimpinan, relationship, komunikatif, dan cerdas serta merakyat. Saya yakin sosok tersebut mampu mengembalikan kejayaan Demokrat di Jatim,” pungkas pakar komunikasi ini. (setya)

Loading...

Terpopuler