Connect with us

Ekonomi

MenPUPR Stop Seluruh Proyek Infrastruktur, Fadli Zon: Keputusan Tepat

Published

on

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fadli Zon. (Foto: NUSANTARANEWS.CO/Achmad S.)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fadli Zon menilai keputusan pemerintah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono sebagai ketupusan yang tepat.

“Saya dengar pemerintah telah menyetop seluruh proyek elevated dan akan melakukan audit keselamatan pada seluruh pengerjaan konstruksi yang sedang berlangsung. Itu keputusan tepat,” kata Fadli Zon melalui kultwit di @fadlizon, Rabu (21/2/2018).

“Jangan sampai ada lagi kecelakaan serupa. Sampai semuanya selesai diaudit dan dievaluasi, proyek infrastruktur yg bisa berisiko fatal sebaiknya dihentikan terlebih dahulu proses pengerjaannya,” imbuhnya.

Fadli juga mengatakan, selain audit keselamat, hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah proyek pembangunan infrastruktur ini tak boleh terlalu banyak dibebani kepentingan pencitraan. “Selesaikan sewajarnya saja, sesuai tuntutan teknisnya. Jangan main kebut, tapi kemudian mengabaikan aspek perencanaan dan keselamatan,” kata politisi Gerindra itu.

“Cukup proyek kereta bandara saja yang dipaksakan selesai dan kemudian terbukti bermasalah hingga memakan korban,” tambah Fadli.

Ia pun menekankan, jangan sampai hanya demi mengejar kebutuhan pencitraan, semua proyek infrastruktur jadi dipaksakan penyelesaiannya. Sudah cukup sembilan insiden ini saja, jangan sampai terjadi insiden berikutnya.

“Saya paham pemerintah butuh etalase politik untuk menghadapi 2019. Tapi sebaiknya pemerintah juga harus memahami jika tak dikerjakan dengan benar dan menghormati prosedue, berbagai proyek infrastruktur itu malah berbalik bisa jadi etalase buruk atas kinerja pemerintah selama ini.

“Jadi, target pembangunan infrastruktur ini seharusnya bukan hanya berhenti di kata ‘selesai’, tapi ‘selesai dengan kondisi bagaimana?’. Itu yang harus diperhatikan pemerintah dan sama-sama kita awasi,” tegas Fadli.

Baca: Fadli Zon Sebut Tol Becakayu Ambruk Karena Proyeknya Dikebut, Menteri Basuki Menampik!

Baca Juga:  Anies-Sandi, Sebuah Janji Menanti

Sebelumnya, Menteri Basuki mengaku prihatin atas ambruknya bekisting pierhead tersebut. Ia mengakui kecelakaan konstruksi bukan kali pertama terjadi, melainkan sudah 14 kali selama dua tahun terakhir.

Berpijak dari kasus ambruknya bekisting pierhead Tol Becakayu, ia meminta seluruh pekerjaan berat di atas permukaan atau melayang (elevated) di seluruh Indonesia dihentikan sementara. “Makanya kita hentikan dulu, ini ada apa?” kata dia di Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Selasa (20/2).

Pewarta: Achmad S.
Editor: M. Yahya Suprabana

Loading...

Terpopuler