Connect with us

Ekonomi

Menpora Buka Santri Preneur Lintas Agama di Bali dengan Tari Kecak

Published

on

Menpora Buka Santri Preneur Lintas Agama di Bali dengan Tari Keca. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO)

Menpora Buka Santri Preneur Lintas Agama di Bali dengan Tari Keca. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Kemeriahan Opening Ceremony Santri Preneur dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Kedatangannya bersama dengan beberapa tokoh nasional dan daerah provinsi Bali saat di awal acara disambut dengan pengalungan bunga oleh direktur diagnosa institute Andi Fajar Asti. Diiringi penari tari legong, para tamu undangan berjalan memasuki ruang opening ceremony Santripreneur Lintas Agama 2019.

Dalam sambutannya, Fajar selaku ketua pelaksana yang sekaligus direktur diagnosa institute melaporkan bahwa pada perkembangan saat ini posisi santri berpengaruh pesat dalam membangun perekonomian bangsa melalui usaha-usaha yang dibangun di kawasan pesantren maupun paska mereka lulus sebagai alumni santri. Terdapat beberapa kategori yang telah ditetapkan oleh panitia mulai dari kuliner, fashion sampai produk inovasi berbentuk aplikasi dan star up.

Selanjutnya tidak hanya bazar, peserta yang terdiri dari berbagai santri dari lintas agama. Karena Fajar meyakini dan menjelaskan kepada seluruh audien bahwa tidak hanya Islam yang memiliki konsep pendidikan berbasis pesantren, namun Hindu, Budha, Protestan, Katolik dan Konghucu pun mengaplikasikan konsep pondok dan santri.

Sedangkan menteri imam nahrowi menyampaikan bahwa semua kalangan harus mendorong siapapun untuk menjadi entrepreneur. Ia berkeyakinan bahwa banyak ladang dakwah yang bisa dijadikan ladang pengabdian untuk santri terutama di dalam bisnis dan usaha.

“Santri harus berani berinovasi setiap saat dan dimanapun berpijak pemuda tidak boleh hanya dijadikan komoditi/target pasar, namun harus berani bersaing sebagai produsen berbagai produk yang dapat dikembangkan menjadi unggul, besar dan maju,” katanya.

Loading...

Acara dilanjutkan pemukulan gong dan pemotongan pita sebagai simbol dibukanya Santripreneur lintas agama dan bazar produk unggulan.
Sebelum mengakhiri kunjungannya, Imam menyempatkan berkeliling stand bazar dan mendengarkan berbagai konsep dari para peserta bazar.(red/nn)

Baca Juga:  Direktur PTKI: Kemenag Optimalkan Kualitas Mahasiswa

Editor:  Achmad S.

Loading...

Terpopuler