Connect with us

Rubrika

Menpora Bangga Anjas Pramono Berhasil Membuat Aplikasi Difodeaf

Published

on

Menpora Imam Nahrawi saat menerima kedatangan pemuda difabel Anjas Pramono di kemdiaman Menpora. (FOTO: Dok. @KEMENPORA_RI)

Menpora Imam Nahrawi saat menerima kedatangan pemuda difabel Anjas Pramono di kemdiaman Menpora. (FOTO: Dok. @KEMENPORA_RI)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Imam Nahrawi menerima kedatangan pemuda difabel, Angas Pramono di Kediaman Menpora pada Senin malam, 29 Juli 2019.

Menpora menuturkan bahwa Anjas Pramono adalah pemuda difabel yang berhasil menciptakan salah satu karya membuat aplikasi Difodeaf, yang dapat mengubah bahasa (Indonesia, Inggris) menjadi gambar bahasa isyarat yang lebih disegmentasikan ke anak-anak.

“Dari karyanya ini lah, Anjas Pramono mendapat undangan salah satu universitas terkenal di Amerika sekaligus ke White House untuk mempresentasikan pada bulan September mendatang,” kata Menpora dikutip nusantaranews.co dari tweet akun official Kemenpora, @KEMENPORA_RI.

Karya Anjas Pramono terinspirasi dari pengalaman pribadinya saat mengunjungi tempat-tempat pariwisata yang menurutnya belum ramah disabilitas yang disebutnya Locable (Location for Difable).

Anjas Pramono berharap pemerintah ke depan dapat lebih memperhatikan kaum disabilitas baik untuk infrastrukturnya, pendidikan hingga kesempatan untuk bekerja agar dapat disamaratakan.

Menpora pun merasa bangga, sosok Anjas memberikan inspirasi positif untuk mengembangkan beberapa program unggulan di Kemenpora dan dapat mendorong percepatan di beberapa program kementerian/lembaga.

“Khususnya untuk memaksimalkan implementasi UU Disabilitas melalui Kemenpora karena kita sudah buktikan PNS untuk Disabilitas,” harap Menpora.

Menpora juga berharap, ide dan gagasan Anjas ini perlu didukung agar anak-anak dan saudara-saudara kita dengan segala keterbatasannya bisa kita support menembus batas.

Dalam kesempata itu, Menteri Imam juga menyerahkan hadiah penghargaan Pemuda Hebat 2019 berupa uang sebesar Rp. 15.000.000,- kepada Anjas Pramono. (red/nn)

Editor: Achmad S.

Terpopuler