Connect with us

Global

Mengenal Korvet Masa Depan Brazil Tamandaré Class

Published

on

Korvet Tamandaré Class

Korvet Tamandaré Class

NUSANTARANEWS.CO, Brazil – Angkatan Laut Brazil pada akhir tahun lalu telah mengajukan proposal untuk penambahan empat korvet baru kelas Tamandaré yang diharapkan dapat menerima unit pertamanya pada tahun 2021 mendatang. Pembuatan kapal perang ini adalah untuk menambah kelas baru dalam armada Angkatan Laut Brazil.

Program ini adalah sebagai upaya nyata pemerintah Brazil dalam pengembangan kapal perang buatan dalam negeri dengan dukungan teknologi dalam negeri pula. Korvet kelas Tamandaré ini diharapkan lebih baik dari korvet Kelas Inhaúma yang telah diproduksi sebelumnya. Belajar dari kelemahan kelas Inhaúma, kelas Tamandaré diharapkan akan menjadi korvet masa depan andalan angkatan laut Brasil. Selain itu, kelas Tamandaré ini juga diharapkan dapat memenuhi potensi ekspor untuk negara-negara Amerika Selatan dan negara-negara di Afrika.

Brasil berencana menginvestasikan US$ 1,6 miliar untuk pembuatan empat korvet kelas Tamandaré tersebut. Rencananya kapal-kapal perang tersebut akan dibangun di galangan kapal Brazil yang melibatkan industri dalam negeri Brasil, bekerja sama pembuat kapal asing.

Tamandaré Corvette Class (CCT) dirancang oleh Pusat Desain Kapal Angkatan Laut Brasil (CPN) dengan mengusung konsep “siluman” sebagai evolusi dari kelas “Inhaúma” dan “Barroso”. CCT dirancang untuk menjadi platform yang mampu menjalan berbagai misi seperti melawan ancaman udara, permukaan dan bawah laut. Kapal juga dapat dikonfigurasi dengan berbagai sistem dan senjata, mulai kanon, senapan mesin hingga sistem pertahanan otomatis. Korvet juga akan dikengkapi dengan sistem rudal pertahanan udara SeaCeptor MBDA yang telah dipilih oleh Brasil pada tahun 2014

Korvet Tamandaré Class Brazil

Persenjataan Standar Korvet Tamandaré Class Brazil

Panjang kapal 103 meter dengan berat 2,790 ton dan mampu melaju dengan kecepatan minimal 25 knot. Korvet baru tersebut dapat membawa helikopter antikapal selam AH-11A Super Lynx atau Sikorsky MH-16 SeaHawk,

Menurut pengumuman resmi Angkatan Laut Brazil pada 18 Juni lalu, galangan kapal yang ikut berpartisipasi antara lain: Goa Shipyard Limited, BAE Systems, Damen, Fincantieri, Naval Group, ThyssenKrupp Marine Systems, STM Turki, dan Ukrinmash, menurut pengumuman 18 Juni oleh Direktorat Manajemen Program Angkatan Laut Brasil (DGePM).

Korvet, belakangan ini memang menjadi primadona bagi kebanyakan Angkatan Laut di berbagai negara karena kemampuan  tempurnya tinggi. Apalagi dengan dukungan perkembangan teknologi mutakhir, korvet menjadi kapal perang multifungsi dalam kancah pertempuran modern termasuk dalam menghadapi perang elektronik. Selain dilengkapi beragam jenis rudal dan torpedo, korvet terbaru juga membawa helikopter. Harganya pun lebih ekonomis bila melihat kemampuan tempurnya yang tinggi. (Banyu)

Komentar

Advertisement

Terpopuler