MancanegaraTerbaru

Mengejutkan! Perdana Menteri Lebanon Mengundurkan Diri

NUSANTARANEWS.CO – Perdana Menteri Lebanon, Saad Hariri mengundurkan diri dari jabatannya karena merasa sedang menjadi target pembunuhan.

Menurutnya, Lebanon saat ini sedang manghadapi ancaman serius yang juga menjadikan dirinya sebagai sasaran. Hariri merasa hidupnya sedangn terancam.

“Saya mengumumkan pengunduran diri saya dari jabatan perdana menteri,” kata Hariri dalam sebuah pidato yang disiarkan dari Arab Saudi oleh jaringan berita Al-Arabiya.

“Saya merasa bahwa hidupa saya sedang menjadi sasaran,” tambahnya.

Hariri adalah perdana menteri dua kali berturut-turut Lebanon. Ayahnya, Rafik dibunuh pada saat memegang jabatan serupa pada tahun 2005 silam. Rafik waktu itu menuduh Iran dan sekutunya di Lebanon, Hizbullah tengah berusaha menancapkan hegemoninya di negara tersebut.

Pengunduran diri politisi Sunni 47 tahun itu terjadi kurang dari setahun setelah pemerintahannya, yang menjadi sayap politik Hizbullah.

Pengunduran diri Hariri boleh dibilang sangat mengejutkan. Pasalnya, Lebanon kini tengah menghadapi ancaman serius, terutama potensi perang menghadapi Isreal yang telah terang-terangan akan memburu kelompok Hizbullah dari negara yang berbatasan dengan Suriah ini.

Baca Juga:  Imbangi AUKUS, Prancis Tingkatkan Kerjasama Militer Dengan Indonesia

Di sisi lain, Amerika Serikat juga sedang jor-joran berinvestasi di bidang pertahanan dan keamanan di Lebanon beberapa dekade belakangan.

Namun, ancaman memang tak dapat dihindari Lebanon. Pasalnya, Israel sangat bernafsu menginvasi Lebanon atas tuduhan tentaranya telah dikendalikan Hizbullah.

Awal pekan ini, Israel melakukan sebuah serangan udara ke perbatasan Lebanon-Suriah yang menargetkan sebuah pabrik tembaga dan amunsi yang dituduh telah memproduksi alat persenjataan untuk Hizbullah yang disokong penuh Iran. (ed)

Editor: Eriec Dieda/NusantaraNews

Related Posts

1 of 21