Connect with us

Berita Utama

Menengok Sinergitas Kelompok Adat Dengan Polres Nunukan

Published

on

Menengok sinergitas kelompok adat dengan Polres Nunukan/Foto: Silaturahum anggota Polres Nunukan dengan tokoh kelompok adat Tidung dan Dayak di Nunukan

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – Kabupaten Nunukan merupakan daerah yang terdiri dari berbagai ragam kultur masyarakatnya. Mulai dari etnis yang beragam, agama yang berbeda hingga adat isitiadat yang berbhineka adalah kultur dari masyarakat di wilayah perbatasan RI – Malaysia ini.

Diantara berbagai etnis tersebut, Kelompok Lembaga Adat Tidung dan Kelompok Adat Dayak merupakan salah satu kelompok adat yang ada di wilayah Kabupaten Nunukan.

Pada Minggu, 29 September 2021, ormas adat Tidung dan KelompokAdat Dayak menggelar rapat rutin Jalan Aji Muda Rt 02 Desa Binusan Kelurahan Nunukan Barat KecamatanNunukan.

Abdul Razak selaku Ketua mengatakan bahwa orientasi pembentukan Lembaga Adat Tidung Dan Datak Nunukan menitikberatkan pada aspek Sosial Budaya dengan mengembangkan dan melestarikan adat Tidung dan adat dayak sebagai suku asli Kalimantan.

“Kompleksitas dinamika berbagai permasalahan yang dihadapi warga adat di wilayah Nunukan menjadi spirit kelompok Lembaga Adat Tidung dan Adat Dayak Nunukan dalam melakukan berbagai upaya pendampingan maupun tuntutan adat baik antar warga maupun kepada persoalan hak tanah adat di wilayah Kabupaten Nunukan,” tutur Razak

Lebih lanjut Abdul Razak mengatakan bahwa keberadaan Kelompok Adat Tidung dan Adat Dayak Nunukan telah resmi berdiri dan telah terdaftar di Dinas Kesbangpol Nunukan sebagai salah satu kelompok adat yang akan memperjuangkan hak warga adat baik individu maupun kelompok.

“Kami tidak akan berhenti memperjuangkan hak – hak warga adat di wilayah Nunukan dan kami tetap berkomitmen tinggi menjungjung dan menghormati masyarakat untuk bersinergi dalam membantu pemerintah memajukan Kabupaten Nunukan yang kami cintai” tegasnya

Baca Juga:  Kabupaten Bojonegoro Disidak Danrem 082/CPYJ

Sebagaimana rapat yang dilakukan juga menjadi bagian dari membahas berbagai permasalahn adat disebutkan oleh ketua kelompok adat tidung dan dayak Nunukan

“Kami selain melakukan kegiatan rutin juga saat ini sedang fokus dalam pelaporan kami ke pigak kepolisian terkait adanya dugaan pengrusakan Makam Leluhur ada tidung kami, pada awalnya kami ingin diselesaikan dengan cara adat namun dengan berbagai pertimbangan beberapa pihak maka kami beriinsiatif untuk melaporkan kasus tersebut ke Polres Nunukan yang hingga saat ini kami masih menunggu progres pelaporan kami.” ujarnya, Kamis (14/10)

Abdul Razak mewakili kelompok adat Tidung dan adat Dayak Nunukan sangat mengharapkan adanya toleransi dan rasa saling menghargai antar sesama serta menjungjung tinggi adat iatiadat setempat (di mana bumi dipijak disitu langit dijunjung).

“Saat ini kami siap menjadi mitra pemerintah dan pihak Polres Nunukan untuk menjadikan wilayah Nunukan sebagai wilyah yang damai, aman dan kondusif,” tutupnya. (ES)

Terpopuler