Connect with us

Lintas Nusa

Melalui Sosialisasi SPMI, Disdik Sumenep Optimis Kualitas Pendidikan Terwujud

Published

on

sosialisasi spmi, disdik sumenep, kualitas pendidikan, nusantaranews

Kepala Dinas Pendidikan saat memberikan sosialisasi SPMI, optimis kualitas pendidikan terwujud. (Foto: Danial Kafi/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Berkembangnya teknologi dan berkembangnya sebuah bidang keilmuan tidak akan pernah lepas dari yang namanya dunia pendidikan.

Seiring dengan itu Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep terus melakukan pembenahan dalam mewujudkan pendidikan di Kabupaten Sumenep berkualitas.

Dalam hal ini, Disdik Sumenep tidak pernah diam maupun berhenti mensosialisasikan sistem maupun program yang dianggap menunjang naiknya mutu pendidikan di Sumenep.

Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Bambang Irianto, mengatakan, Penjaminan Mutu Pendidikan adalah suatu mekanisme yang sistematis, terintegrasi, dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa seluruh proses penyelenggaraan pendidikan telah sesuai dengan standar mutu, yang terdiri dari Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Pendidikan Dasar/Menengah dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) Pendidikan Dasar/Menengah.

Menurut Bambang, Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah berfungsi untuk mengendalikan penyelenggaraan pendidikan oleh satuan pendidikan. Sehingga terwujud pendidikan yang bermutu.

Loading...

“Sedangkan tujuannya adalah untuk menjamin pemenuhan standar pada satuan pendidikan secara sistemik, holistik, dan berkelanjutan, sehingga tumbuh dan berkembang budaya mutu pada satuan pendidikan secara mandiri,” kata dia, Sabtu (31/8).

Dengan dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Penjaminan Mutu Pendidikan ini diharapkan fungsi dan tujuan dibuatnya sistem ini dapat tercapai dengan baik.

Lebih lanjut, Bambang menuturkan sosialisasi saat ini bertujuan untuk mewujudkan pendidikan berkualitas di Kabupaten Sumenep dengan penerapan Sekolah Model 2019.

Sekolah Model 2019, katanya, sejalan dengan adanya program sekolah berbasis digital (Digital School) yang tahun ini mulai diterapkan di sejumlah sekolah di Sumenep.

“Untuk Program digital school saat ini memang belum diterapkan terhadap seluruh sekolah di sumenep, karena beberapa sekolah sarana dan prasarananya masih belum memenuhi, tetapi kedepan semuanya akan diusahakan sudah bisa menerapkan digital school,” tutup Bambang.

Baca Juga:  FKDB Wakili Indonesia di Pameran Perdagangan Internasional di Kansas City

Pewarta: Danial Kafi
Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler