Berita UtamaLintas NusaRubrikaTerbaru

Masyarakat Sebatik Bentangkan Kain Merah Putih Ribuan Meter di Atas Laut

Masyarakat Sebatik bentangkan kain merah putih ribuan meter di atas laut.
Masyarakat Sebatik bentangkan kain merah putih ribuan meter di atas laut/Foto: Aksi Pembentangan Kain Merah Putih di atas perairan Sebatik, Nunukan, Kaltara, Rabu (17/8/2022).

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – Banyak hal yang dilakukan oleh masyarakat di berbagai daerah dalam merayakan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI. Berbagai perlombaan, pertandingan dan kegiatan lain digelar sebagai tanda suka cita memperingati hari kemerdekaan Indonesia.

Tak terkecuali di Sebatik, Nunukan Kalimantan Utara. Di pulau yang sebagian wilayahnya adalah masuk negara Sabah tersebut, berbagai elemen sangat antusias menggelar berbagai kegiatan terkait peringatan HUT RI ke 77 kali ini.

Setelah sebelumnya digelar Upacara Peringatan Detik – Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Pelataran PLBN, kemudian dilanjutkan dengan Aksi Kebangsaan berupa Pebentangan Kain Merah Putih sepanjang kurang lebih 6 Km di atas laut perairan Desa Pancang.

Bahkan Angota DPR RI, Deddy Yevry Hanteru Sitorus ikut turun dalam aksi ini. Selain Deddy para pejabat seperti Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Arif Kurniawan, Wakil Ketua DPRD Nunukan, Burhanuddin SHI, beberapa anggota DPRD Nunukan, Kapolsek Sebatik Timur dan para pejabat lain juga nampak turun langsung ikut aksi.

Baca Juga:  Semarak Hari Santri 2022, Pemkab Pamekasan Himbau ASN dan Non ASN Kenakan Busana Muslim dan Sarung Batik Lokal

Selain para pejabat, nampak tokoh -tokoh masyarakat Sebatik sepeperti H. Herman, Rustam, H.Nuardi, H. Andang dan beberapa tokoh pemuda. Semua anggota TNI, Polri dan ASN yang bertugas di Sebatik juga ikut terlibat dalam aksi ini.

Kegiatan dimulai dari Dermaga TNI AL di Desa Pancang. Ujung berndera ditarik menggunakan Speedboat yang dipimpin oleh Anggpta DPR RI Deddy Sitorus serta Danlanal Nunukan menuju ke tengah laut.

Selanjutnya dalam jarak 50 meter dari bendera tersebut disambut oleh peserta aksi dengan menggunakan Perahu maupun Speedboat. Sedikitnya ada 150 Perahu dari berbagai jenis yang digunakan oleh masyarakat dalam kegiatan ini.

Namun setelah bendera terbentang diatas laut sepanjang 6,3 Km, badan bendera atas kain tersebut putus dikarenakakan kondisi kain bendera yang sudah usang dibeberapa bagian.

Menyadari hal tersebut, dengan alasan menjaga kondisi bendera, Deddy Sitorus beserta Dan Lanal Nunukan yang kebetulan berada di Speetboad Pemandu memutuskan untuk mengahiri aksi ini.

Baca Juga:  Andi Muliyono: Kawula Muda Harus Mampu Menjadi Tuan di Negeri Sendiri

Deddy Sitorus mengungkapkan bahwa Aksi Pembentangan Kain Merah Putih ini merupakan hak yang penting. Menurut Deddy, dengan aksi ini maka menandakan bahwa nasionalisme warga yang tinggal di Perbatasan tetap terpelihara.

“Pembentangan Bendera ini menegaskan bahwa meski kita tinggal di Perbatasan yang jauh dari akses dan pembiayaan, tapi nasionalisme tetap terjaga,” ujarnya.

Aksi Pembentangan Kain Merah Putih ini menurut Deddy juga sebagai pesan kepada Pemerintah Pusat agar lebih memprioritaskan pembangunan di Perbatasan. (Red)

Pewarta: Eddy Santry

Related Posts