Connect with us

Hankam

Marthin Billa: Semangat Kebangsaan Adalah Solusi Akhiri Pandemi Covid-19

Published

on

Marthin Billa: Semangat Kebangsaan adalah solusi akhiri pandemi Covid-19.

Marthin Billa: Semangat Kebangsaan adalah solusi akhiri pandemi Covid-19. Anggota MPR-RI, Marthin Billa memberikan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Mendopo, Betayau, Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara) Sabtu (7/11).

NUSANTARANEWS.CO, Tana Tidung – Marthin Billa: Semangat Kebangsaan adalah solusi akhiri pandemi Covid-19. Dampak dari Covid-19 tak hanya merugikan satu atau dua pihak saja, tapi hampir semua sektor merasakan imbasnya. Mereka yang terjangkit dan berstatus sebagai pasien covid selain mengalami kerugian waktu, tenaga, dan bahkan nyawa sebagai akibat imbas dari menyebarnya virus corona tersebut, juga telah membuat terpuruknya perkononomian.

Pada gilirannya tak hanya berdampak pada kesehatan, tapi juga terhadap kehidupan sehari-hari. Seperti terbatasnya aktivitas di luar rumah, ekonomi yang mulai menurun, hingga banyak masyarakat yang mengalami pemotongan gaji dan PHK.

“Covid-19 telah memperparah kesenjangan ekonomi dalam masyarakat yang telah ada sebelum wabah terjadi. Mereka yang sebelumnya memiliki kehidupan dan pekerjaan yang rentan semakin tidak pasti penghidupannya,” ujar Anggota MPR-RI, Marthin Billa di depan para perserta sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Mendopo, Betayau, Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara) Sabtu (7/11).

Suka atau tidak, menurut Marthin, harus diakui bahwa dampak nyata dari pandemi Covid-19 adalah perekonomian masyarakat mengalami penurunan bahkan anjlok, banyak pengusaha, pedagang, mengalami kerugian bahkan tidak dapat beroperasi lagi.

Lebih lanjut Marthin menjelaskan bahwa semenjak diberlakukannya physical distancing (jaga jarak) dan kebijakan pemerintah untuk membatasi berkumpulnya orang. Dampak sosial yang terjadi adalah warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup seperti memperoleh makanan.

“Banyak warga miskin yang hanya mengandalkan pendapatan harian bingung hanya untuk memenuhi kebutuhan makanan selama tinggal dirumah. Hilangnya pendapatan bagi warga masyarakat berarti jumlah angka kemiskinan masyarakat akan semakin meningkat,” papanya.

Baca Juga:  Rupiah Tembus Rp 15.274, DPR Minta Pemerintah Tak Jualan Pengaruh Global

Memang Pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin dlalam mengatasi penyebaran Covid-19. Berbagai kebijakan seperti menggelontorkan bantuan tunai pun sudah dilakukan. Namun Merthin mengingaatkan bahwa hal tersebut tak akan mampu mengatasi pademi tanpa peran serta masyarakat.

Karena menurut mantan Bupati Malinau tersebut, sesungguhnya adanya virus corona ini merupakan ujian bagi semua pihak. Pademi Covid-19 seharusnya membuat siapapun sadar bahwa hidup disiplin dan sikap tengang rasa itu adalah wajib dimiliki dan dijalankan.

“Untuk memangkas penyebaran virus corona itu mudah, yakni patuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan Pemerintah. Namun yang tak kalah penting adalah mengatasi dampak pandemi ini,” ujarnya.

Marthin menegaskan, apabila ada anggapan bahwa semangat kebangsaan tak kan mampu mengatasi dampak Covid-19. Justru, menurutnya, dengan semangat kebangsaaan maka semua permasalahan termasuk pandemi covid akan teratasi.

Contoh yang paling nyata, ungkap Marthin, pada saat salah satu pihak terimbas virus corona secara fisik sehingga harus menjalani karantina mandiri, maka tetangga sekitar saling bergotong royong memberikan bantuan, maka beban-beban pasien akan hilang atau minimal berkurang.

“Butir keempat dari sila kedua itu sangat jelas memerintahkan kita agar mempunyai sikap tenggang rasa dan butir pertama sila kelima itu juga sangat jelas menyuruh kita agar senantiasa bergotong royong dalam hal kebaikan. Maka sangat jelas bahwa Pancasila itu adalah solusi bagi permasalahan bangsa ternasuk mengakhiri pandemi Covid-19,” tegasnya.

Untuk itu Martin Billa meminta kepada siapapun yang mengakui Pancasila sebagai dasar negara, agar dapat saling bergotong-royong membantu pihak lain yang paling terdampak pandemi, memperkuat solidaritas kemanusiaan dan semakin berdisiplin.

“Jika hal itu dapat kita jalankan, maka pandemi Covid-19 ini pasti akan segera berakhir,” pungkasnya. (ES)

Baca Juga:  Sebanyak 28 Perwira Tinggi TNI Dimutasi dan Promosi Jabatan

Loading...

Terpopuler