Connect with us

Hankam

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir

Published

on

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dikukuhkan sebagai warga kehormatan Korps Marinir. (Foto: Puspen TNI)

NUSANTARANEWS.CO, Malang – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dikukuhkan sebagai warga kehormatan Korps Marinir. Sebelumnya, pada Desember 2017 lalu Marsekal Hadi menerima baret dan brevet komando dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Pengukuhan Marsekal Hadi sebagai warga kehormatan Korps Marinir ke-37 TNI AL berlangsung di Pantai Nganteb, Malang, Jawa Timur, Kamis (22/2/2018). Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono yang menyerahkan secara langsung Baret Ungu kepada Marsekal TNI Hadi.

Pengukuhan warga kehormatan yang dilakukan oleh Korps baret ungu tersebut, merupakan penyemaatan warga kehormatan yang ke 37 kalinya, setelah sebelumnya dilakukan kepada Presiden RI, Joko Widodo, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Ade Supandi, serta Presiden Indonesia keenam, Susilo Bambang Yudhoyono.

Dikatakan, pengangkatan dan pengukuhan warga kehormatan dilaksanakan sebagai wujud penghargaan Korps Marinir kepada tokoh yang telah memberikan kontribusi dan perhatiannya dengan tulus demi kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI AL.

Selain itu, diberikannya penghargaan tersebut, juga merupakan suatu bentuk apresiasi atas keteladanan sikap, semangat maupun komitmen yang tinggi dari Korps baret ungu (Marinir, red).

Marsekal Hadi Tjahjanto sendiri belum genap lima bulan menjabat sebagai Panglima TNI setelah dilantik pada Jumat (8/12/2017) lalu menggantikan Panglima TNI sebelumnya Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Selain dihadiri Dankorps Marinir, penyemaatan baret ungu tersebut, juga dihadiri langsung oleh beberapa Perwira Tinggi TNI dan Polri, termasuk diantaranya Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, M. A dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin.

Sebelum proses pengukuhan dilakukan, Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto terlebih dahulu melakukan peninjauan di beberapa posko pendaratan yang berada di Pantai Wonogiri, Kabupaten Malang. Usai melakukan peninjauan, Panglima TNI langsung menerima laporan dari Danyonif-1 Marinir, dengan menggunakan kendaraan tempur jenis LVT-7AI yang dinaiki oleh Dankormar dengan diikuti Tank jenis BMP-3F. (red)

Baca Juga:  Panglima TNI Targetkan Pemerataan Prajurit Hingga Februari 2017

Pewarta: Yahya Suprabana

Loading...

Terpopuler