Connect with us

Lintas Nusa

Mantan Panglima TNI Minta Umat dan TNI-Polri Jaga Ulama

Published

on

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. (Foto: Nusantaranews/Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengimbau kepada seluh umat Islam di tanah air, TNI dan Polri bersama-sama menjaga para ulama dan ustadz. Hal itu disampaikan Gatot untuk merespon sejumlah penyerangan terhadap ulama dan pemuka agama serta rumah ibadah di sejumlah daerah yang marak belakangan ini.

“Terkait dengan beberapa kejadian yang menimpa beberapa pemuka agama akhir-akhir ini, saya mengimbau agar umat Islam, TNI dan Polri bersama-sama menjaga para ulama dan ustaz,” kata Gatot dalam pernyataan tertulisnya, Kamis, (22/2018).

Apalagi, lanjut Gatot, ulama memiliki andil besar terhadap kemerdekaan Indonesia. Ia menyatakan, peranan ulama seperti KH Hasyim Asyari, dan Jenderal Sudirman yang juga sebagai ustaz, atau guru ngaji tidak bisa dibantah dalam perjuangan kemerdekaan.

“Saya menjadi panglima TNI karena bimbingan para ulama. Saya mengucapkan terima kasih atas nama seluruh prajurit TNI kepada para ulama yang telah menjaga keamanan dari zaman pra kemerdekaan, serta membangun umat Islam yang rahmatin lil allamin hingga kini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, tokoh yang disebut-sebut layak menjadi calon Presiden 2019 itu juga mengimbau kepada semua pihak untuk memerangi hoax di media sosial dengan kebaikan dan kata-kata lembut. Jangan sampai orang Islam diadu dengan orang Islam seperti yang terjadi di Syria.

“Jangan terpancing oleh situasi. Marilah kita kubur semua perbedaaan di antara kita. Mari kita bersama-sama menjaga ulama dan menyatukan hati untuk Indonesia,” seru Gatot.

Beberapa waktu lalu terjadi aksi penganiayaan berujung tewas terhadap ulama di Jawa Barat. Misalnya dua ulama dianiaya oleh pelaku berbeda, yang diduga aparat berwenang mengalami gangguan jiwa.

Dua ulama yang menjadi korban adalah pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah, KH Umar Basri, dan Komandan Brigade Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) Ustaz Prawoto. Teror juga terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur. Di Tuban, sebuah masjid dirusak orang luar kampung setempat dan salah satu pelaku diidentifikasi mengalami gangguan jiwa. Lalu di Lamongan, orang teridentifikasi gila dikabarkan menyerang tokoh agama, KH Hakam Mubarok. (mys)

Baca Juga:  Gatot Nurmantyo Dianggap Bisa Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler