Connect with us

Khazanah

Makam Kerajaan Berusia 3.500 Tahun Ditemukan di Mesir

Published

on

Makam kerajaan berusia 3.500 tahun ditemukan di Mesir.

Makam kerajaan berusia 3.500 tahun ditemukan di Mesir/Foto: mentalfloss.com

NUSANTARANEWS.CO– Makam kerajaan berusia 3.500 tahun ditemukan di Mesir. Kota Luxor di Mesir sangat terkenal sebagai destinasi wisata sejarah dunia. Tidak mengherankan, karena kota modern tersebut berdiri di atas kota Mesir kuno Thebes. Sehingga kota modern itu dipenuhi dengan harta karun arkeologi yang berusia ribuan tahun, bahkan masih banyak yang belum dieksplorasi.

Pada tahun 2017, Pemerintah Mesir telah mengumumkan mengenai penemuan sebuah makam kerajaan yang diperkirakan milik generasi yang hidup pada 3.500 tahun lalu.

Makam tersebut diketahui milik keluarga yang masih memiliki hubungan dengan kerajaan Fir’aun. Arkeolog Mesir menemukan makam seorang pandai emas kerajaan masa itu yang merupakan dinasti ke-18. Namanya Amenemhat. Makamnya ditemukan di Draa Abul-Naga, sebuah pekuburan para elit dan penguasa yang terletak di dekat Lembah Para Raja.

New York Times melaporkan bahwa makamnya didedikasikan untuk dewa Amun-Re. Para arkeolog membutuhkan waktu lima bulan untuk menggali dan menemukan poros penguburan yang mengarah ke sebuah ruangan tempat mereka menemukan sarkofagus, mumi, dan sekitar 150 patung dan topeng pemakaman. Patung Amenemhat dan istrinya ditemukan mengenakan wig dan gaun panjang, duduk bersebelahan di dalam ruangan dengan patung yang lebih kecil dari salah satu putra mereka terletak di antara mereka.

Tempat penemuan makam tersebut memang terkenal sebagai tempat dimakamkannya para bangsawan dan pejabat tinggi pemerintahan masa lampau yaitu tepi barat sungai Nil.

Menurut TIME, otoritas pemegang kebijakan benda-benda sejarah dan purbakala Mesir, melalui Menteri Khaled el-Anany mengungkapkan bahwa salahsatu makam kuno yang baru ditemukan tersebut tidak dalam kondisi baik.

Baca Juga:  Sebanyak 600 Tentara AS Telah Mendarat di Jepang

Keterangan lebih lanjut meyebutkan bahwa sebuah lubang di pemakaman tersebut di dalamnya berisi mumi milik orang-orang Mesir kuno yang kemungkinan hidup pada dinasti ke-21 dan ke-22.

Penemuan ini sangat penting bagi peningkatan industri pariwisata Mesir yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian negara tersrbut. (Banyu)

Loading...

Terpopuler