Connect with us

Politik

Mahfud MD Dinilai Sebagai Kandidat Kuat Cawapres Jokowi, Ini Alasannya

Published

on

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD belakangan mencuat namanya ke permukaan sebagai salah satu nama yang masuk daftar bakal calon wakil presiden Joko Widodo dari kalangan non partai politik. Selain Mahfud ialah mantan Panglima TNI, Moeldoko; Menteri Keuangan, Sri Mulyani; Ma’ruf Amin, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (NU), KH Said Aqil Siradj.

Pengamat Politik, Pangi Syarwi Chaniago menilai Mahfud MD memiliki peuang lebih besar untuk mendampingi Jokowi karena merupakan figur non partai. Jika demikian, seberapa besar kekuatan Mahfud MD untuk digandeng Jokowi sebagai cawapres Jokowi di pilpres 2019?.

Baca: Pengamat INDENIS Sebut Mahfud tak Cukup Modal Sosial dan Finansial Jadi Cawapres

“Mahfud MD kalau kita cermati dari kualifikasi figur sangat menarik. Dalam soal ujian integritas beliau sudah selesai, bisa melewati dengan baik dan membuktikannya,” kata Pangi kepada media di Jakarta, Sabtu (14/7/2018).

Menurut Pangi Mahfud MD punya jam terbang yang tinggi di pemerintahan, track recordnya bagus, sucses story-nya jelas baik di level eksekutif, legislatif dan yudikatif.

“Beliau pernah jadi Menteri Pertahanan di era Presiden Gus Dur, di legislatif pernah menjabat anggota DPR dan di institusi yudikatif pernah menjadi ketua Mahkamah Konstitusi (MK),” ujarnya.

Disamping itu, ia menilai, Mahfud MD punya modal suara akar rumput (grassroot), yaitu representasi santri dan Nahdatul Ulama (NU). “Nah, track record Mahfud yang panjang itu diharapkan mampu menutupi kelemahan Jokowi soal pengelolaan isu-isu Umat dan kebangsaan,” kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu.

Sekedar diketahui, nama Mahfud dan lainnya dari kalangan non partai berhembus bersama beberapa bakal cawapres jokowi dari kalangan parpol seperti Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto; Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar; Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy; politisi PDIP, Budi Gunawan dan politisi Partai Demokrat, TGB M Zainul Majdi.

Nama-nama itu muncul pasca pertemuan Jokowi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri di Istana Batu Tulis, Bogor beberapa waktu lalu. Namun, informasi terbaru, Jokowi telah mengkerucutkannya menjadi 5 (lima) nama bakal cawapres dirinya. Salah satu nama yang disebutkan adalah Ketum PKB Muhaimin Iskandar.

Pewarta: M. Yahya Suprabana
Editor: Achmad S.

Komentar

Advertisement

Terpopuler