Rubrika

Mahasiswa S3 UNNES Ikuti KKL di Ho Chi Minh University

mahasiswa s3, unnes, kkl, ho chi minh university, nusantaranews
Mahasiswa S3 UNNES Ikuti KKL di Ho Chi Minh University. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Semarang — Mahasiswa Program Doktor Manajemen Kependidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan mengikuti Program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Ho Chi Minh University Vietnam. Ketua Prodi Manajemen Kependidikan S3 UNNES, Tri Joko Raharjo mengatakan KKL merupakan program yang harus diikuti oleh mahasiswa S3 sebagai rangkaian akademik.

“Calon doktor manajemen kependidikan harus mempunyai kapasitas dan pengalaman penyelenggaraan pendidikan di level internasional,” kata Tri Joko di Kampus UNNES Kelud, Jumat (11/10).

Menurutnya, tantangan akademisi di era revolusi industri 4.0 sangat kompleks. Oleh karena itu, calon doktor harus menimba ilmu dan pengalaman secara serius. Baik di dalam negeri maupun kancah internasional.

Tri Joko memberikan kebebasan kepada para mahasiswanya untuk memilih negara mana yang hendak dikunjungi sebagai tempat KKL.

“Mahasiswa Program S3 adalah mahasiswa yang rata-rata sudah mandiri baik secara akademik maupun sosial karenanya tugas UNNES tinggal memberikan pendampingan dan layanan administrasi,” jelasnya.

Baca Juga:  10 Tahun Anniversary PIJP, Pemkab Pamekasan Minta Satukan Visi Pembangunan Daerah

KKL di Ho Chi Minh akan dilaksanakan pada tanggal 15-18 Oktober 2019. Program peningkatan kapasitas calon doktor manajemen kependidikan ini akan diikuti oleh 45 mahasiswa.

Ketua Panitia KKL, Harjono mengatakan selama di Ho Chi Minh Unversity akan mengikuti presentasi tentang manajemen pendidikan di masing-masing negara yaitu Indonesia dan Vietnam.

Dirinya berharap agar teman-teman seangkatannya untuk mempersiapkan materi presentasi dengan baik agar proses KKL dapat berjalan lancar dan berkualitas.

Koordinator Angkatan Mahasiswa Manajemen Kependidikan Kelas Khusus Istanto merasa bangga dan senang akan kegiatan KKL.

“Dengan KKL kita akan mendapatkan input tentang penyelenggaraan pendidikan di luar negeri sehingga dapat kita contoh untuk mengembangkan pendidikan di Indonesia,” katanya.

Sementara itu Ruchman Basori Mahasiswa S3 Manajemen Kependidikan yang akan mengikuti KKL berharap agar pengalaman melihat secara langsung praktek pendidikan di negeri orang akan memberikan cara pandang baru terhadap inovasi pendidikan.

“Pengalaman menjadi guru terbaik karenanya KKL ke luar negeri menjadi sangat efektif bagaimana mengambil best practicies untuk mengemangkan pendidikan,” ujar Ruchman.

Baca Juga:  Kang Giri Apresiasi Peran Sosial Kemanusiaan PMI Kabupaten Ponorogo

Senada dengan Ruchman, Dodo Mustakid mengatakan bagi saya kegiatan menimba pengalaman ke luar negeri adalah hal baru, karenanya saya berharap dapat memberikan kontibusi dan pengalaman baru untuk mengembangkan lembaga-lembaga pendidikan yang selama ini kami kelola.

Pewarta: Romadhon
Editor: Eriec Dieda

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 3.050