Berita UtamaMancanegaraTerbaru

Luncurkan Satelit Khayyam, Rusia-Iran Jalin Kerjasama Luar Angkasa

Luncurkan Satelit Khayyam, Rusia-Iran jalin kerjasama luar angkasa
Luncurkan Satelit Khayyam, Rusia-Iran jalin kerjasama luar angkasa/Foto: Tasnim News

NUSANTARANEWS.CO, Teheran – Rusia meluncurkan satelit Iran ke orbit pada hari Selasa dari Kazakhstan selatan, tiga minggu setelah Presiden Vladimir Putin bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei untuk meningkatkan kerjasama strategis kedua negara.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani memuji peluncuran satelit buatan sendiri tersebut ke luar angkasa dalam sebuah cuitan di akun Twitter-nya.

“Peluncuran satelit Khayyam ke luar angkasa adalah sebuah pencapaian kedirgantaraan terbaru para ilmuwan Iran… Jalan cemerlang kemajuan ilmiah dan teknologi Republik Islam Iran, terlepas dari sanksi dan tekanan maksimum musuh.”

Sekedar catatan, Khayyam adalah seorang penyair dan filsuf Persia terkenal abad ke-11 Omar Khayyam.

Satelit penginderaan jauh tersebut diluncurkan oleh roket Soyuz Rusia dari Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan dan berhasil memasuki orbit, kata badan antariksa Rusia.

Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Iran Eesa Zarepoor menggambarkan bahwa peluncuran satelit sebagai: Awal kerja sama strategis antara Iran dan Rusia di industri luar angkasa.

Baca Juga:  Kemendagri Seleksi 20 Desa dan 19 Kelurahan Terbaik Tingkat Regional*

Dia mengatakan langkah besar telah dibuat oleh peluncuran Khayyam, yang akan mengumpulkan data luar angkasa yang dibutuhkan Iran. “Gambar resolusi tinggi yang diambil oleh Khayyam dapat digunakan untuk meningkatkan aplikasi luar angkasa di negara ini di sektor lingkungan dan pertanian.

Teheran sendiri telah menegaskan bahwa satelit itu dirancang untuk penelitian ilmiah termasuk radiasi dan pemantauan lingkungan untuk tujuan pertanian.

Terkait kesuksesan kerjasama peluncuran satelit Iran tersebut, para pejabat Amerika Serikat (AS) merasa prihatin dan khawatir bahwa satelit itu tidak hanya akan membantu Rusia di Ukraina tetapi juga akan memberikan Iran “kemampuan yang belum pernah terjadi sebelumnya, lansir The Washington Post melaporkan pekan lalu. (Banyu)

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

No Content Available