Berita UtamaPolitikTerbaru

Libatkan Akademisi, Tiga Ketum Parpol Bahas Visi Misi KIB di Jawa Timur

Libatkan akademisi, tiga ketum parpol bahas visi misi KIB di Jawa Timur.
Libatkan akademisi, tiga ketum parpol bahas visi misi KIB di Jawa Timur.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Ketua PAN Jawa Timur, Ahmad Riski Sadig mengatakan KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) tancap gas untuk menyiapkan diri dalam Pemilu 2024 mendatang. Tak-tanggung-tanggung, tiga ketua umum parpol yaitu Golkar, PPP dan PAN yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dijadwalkan akan menggelar pertemuan di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (14/8). Dalam pertemuan tersebut nantinya akan dijabarkan visi dan misi koalisi tersebut untuk Indonesia mendatang.

“Nantinya akan menampilkan masukan-masukan dari akademisi, pakar dan tokoh masyarakat untuk visi dan misi KIB.Seluruh ketum dari KIB ini akan datang dalam launcing visi dan misi KIB pertama kali di Indonesia yaitu dilakukan di Surabaya,” kata Ketua PAN Jawa Timur Ahmad Rizki Sadiq, Jumat (12/8).

Alasan dipilihnya Jawa Timur sebagai tempat pertemuan, kata Riski Sadiq, para pimpinan KIB melihat Jawa Timur sebagai wilayah yang kaya terhadap pemikiran dan heterogen perwakilan elemen masyarakat.”Setelah dari Jawa Timur, nantinya kami berharap akan juga digelar di seluruh Indonesia untuk meresonansikan kajian-kajian di wilayahnya masing-masing terhadap visi dan misi KIB,” jelasnya.

Baca Juga:  Kelola Rp 2,3 Triliun APBD, Bupati Pamekasan: Jadi Pemimpin Itu Tidak Sulit

Anggota DPR RI ini mengatakan diharapkan dengan adanya kerjasama visi dan misi KIB tersebut kedepan diharapkan bisa sampai ditingkat daerah.”Persiapan pemilu 2024 mendatang bisa sampai ditingkat pilkada hingga di pileg 2024 mendatang,” jelasnya.

Untuk materi visi dan misi KIB, kata Riski Sadig, masing-masing ketum memiliki bahan yang secara langsung bersentuhan untuk kepentingan rakyat. “Ketum PPP pak Suharso adalah menteri Bappenas, pak Airlangga Hartarto sebagai menko perekonomian, dan pak Zulhas adalah menteri perdagangan yang memahami masalah masyarakat. Dari masukan tersebut diharapkan jadi konsep untuk rakyat dan menjadi visi misi KIB,” terangnya.

Sedangkan ketua Golkar Jawa Timur Muhammad Sarmuji mengatakan dengan kehadiran para tokoh masyarakat, akademi, profesor dan sejumlah kalangan dalam visi dan misi KIB tersebut diharapkan muncul gagasan baru dalam memberikan penguatan visi dan misi KIB tersebut.

“Kami ingin ada kontribusi dari mereka untuk visi dan misi KIB tersebut,”jelas wakil ketua Komisi VI DPR RI ini. Sarmuji mengatakan visi dan misi KIB tersebut ingin memaparkan secara teks terbuka kepada publik untuk menilai terkait visi dan misi KIB.

Baca Juga:  Survei Membuktikan, PPP Tak Laku Dimata Nahdliyin

“Diharapkan bisa mewarnai dan ada kontribusi bakunya visi dan misi KIB dimana isinya digagas oleh para ketum parpol anggota KIB ini. Intinya sudah ada bahasanya masing-masing parpol,” jelasnya.

Jika visi dan misi sudah baku, sambung Sarmuji,nantinya akan menjadi visi dan misi capres (calon presiden) yang akan diusung. “Nantinya akan diserahkan ke capres untuk dijadikan visi dan misi capres yang diusung oleh KIB,” jelasnya.  (setya)

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

No Content Available