Connect with us

Lintas Nusa

Lawan Berita Hoax Saat Pilkada 2020, PDIP Jatim Siapkan Pasukan Udara

Published

on

Lawan berita hoax saat Pilkada 2020, PDIP Jatim siapkan pasukan udara.

Lawan berita hoax saat Pilkada 2020, PDIP Jatim siapkan pasukan udara. epala Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPD PDIP Jatim Deni Wicaksono, Minggu (25/10).

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Lawan berita hoax saat Pilkada 2020, PDIP Jatim siapkan pasukan udara. Kepala Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPD PDIP Jatim Deni Wicaksono mengatakan, menghadapi Pilkada 2020, pihaknya memadukan kerja pemenangan di darat dan udara. Untuk tim di darat, BP Pemilu PDIP Jatim telah menggodok para manajer kampanye dan berbagai instrumen pemenangan di lapangan.

”Nah, kali ini kami mematangkan skema pemenangan udara. Pasukan siber di 19 kabupaten/kota yang sudah jalan semakin kami mantapkan, karena serangan dan kampanye hitam menjurus pada hoaks serta fitnah mulai gencar diarahkan kepada calon yang diusung PDI Perjuangan,” ujarnya saat dikonfirmasi sedang di Batu,Minggu (25/10)

Deni mengatakan, serangan serta kampanye hitam yang dilancarkan ke kandidat dari PDIP tak lain karena kandidat dari partai banteng terus menuai simpati dan antusiasme warga.

Menurut Deni, berkat rekam jejak dan ketulusan bekerja untuk warga, banyak kandidat dari PDI Perjuangan terus mendapat dukungan publik. ”Itu rupanya yang membuat pihak tertentu mencoba menggagalkan kemenangan rakyat melalui PDI Perjuangan. Tugas pasukan udara adalah mengadvokasi hal ini di media sosial,” paparnya.

Pesta demokrasi di udara, lanjut Deni, harus dirayakan dengan adu program, adu visi, adu data, bukan informasi bohong. ”Kita semua diajarkan oleh Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri untuk tidak membalas serangan bohong dengan serangan bohong. Stay cool. Kesabaran revolusioner dalam perang udara kita wujudkan dengan berjuang melawan hoaks dengan data dan fakta,” ujarnya.

Seluruh peserta ketika kembali,kata Deni ke daerahnya masing-masing mampu untuk membuat perubahan. ”Di antaranya bisa menyampaikan informasi yang benar lewat media sosial terkait banyaknya berita hoax yang dipublikasikan berulang-ulang,” pungkasnya.(setya)

Baca Juga:  Tahun Ini Penempatan Lulusan IPDN Sesuai Dengan Daerah Asal Pendaftaran

Loading...

Terpopuler