Rubrika

Latihan Penanggulangan Bencana Alam

penanggulangan bencana alam, personel tni madiun, korem dhirotsaha jaya, antisipasi bencana, evakuasi bencana, nusantara, nusantara news, nusantaranewsco
Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Agus Faridianto di hadapan rekan-rekan media, saat selesainya penutupan Latihan Penanggulangan Bencana Alam Erupsi Gunung Kelud yang diselenggarakan Kelurahan Tawangsari, Kec. Garum, Kab. Blitar, Jawa Timur, Jumat (16/11/2018). (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, MadiunPersonel TNI Madiun dari Korem Dhirotsaha Jaya menggelar latihan penanggulangan bencana alam pada Jumat (16/11/2018).

Kasrem Dhirotsaha Jaya, Letkol Agus Faridianto menuturkan latihan diselenggarakan bertujuan untuk melatih dan menyiapkan personel TNI dalam upaya mengantisipasi dan mengatasi adanya ancaman bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi tanpa terduga.

“Sedangkan kalau untuk instansi lain, kita untuk mengecek dan menyegarkan kembali. Mengecek seperti kemarin dapur umum dari dinas sosial kita gelar dan kemudian dicek kompor nyala, berarti kita sudah siap. Dan mungkin yang lain Orari juga saya cek, komunikasinya bisa digelar dan digunakan, bisa digunakan antar kita sendiri, antar kabupaten dan bahkan antar pulau,” ujar Kasrem.

Dia menambahkan, selain itu dukungan sarana dan prasarana juga dilakukan pengecekan. “Inilah fungsi latihan. Saya yakin dengan latihan ini kita akan siap dalam rangka penanggulangan bencana,” ungkapnya.

“Tetapi kita tidak mengharapkan bencana ini terjadi. Ini hanya untuk latihan saja,” tegasnya.

Baca Juga:  Program Penghijauan PDAM Tirta Krueng Meureudu Bersama Wakil Bupati dan Kajari Pidie Jaya

Kasrem menambahkan bahwa satuan Korem 081/DSJ setiap tahun melaksanakan latihan penanggulangan bencana alam. Tahun kemarin melaksanakan latihan penangulangan bencana alam tsunami di Pacitan, tahun ini di Blitar dan tahun besok masih direncanakan dan koordinasikan.

“Namun nantinya akan kita upayakan semua Kodim jajaran kami untuk dapat melaksanakan latihan semacam ini,” kata Letkol Inf Agus Faridianto.

“Sedangkan untuk pencegahan, tadi saya juga sudah menyampaikan kepada para Babinsa untuk menggunakan latihan ini sebagai penyegaran kembali, agar di lapangannya selalu mengingatkan kepada warga, kalau sudah ada tanda-tanda dan pemberitahuan adanya bencana, serta jika sudah ada himbauan untuk mengungsi, jangan nantinya malah sulit untuk kita ajak mengungsi,” sambungnya.

“Itu memang kuncinya di situ, yaitu kesadaran warga. Dan Babinsa juga kita perintahkan untuk sering-sering turun ke desa, sehingga nanti kalau mereka diajak atau dihimbau menjadi gampang,” tutupnya.

(pn/rm/anm)

Editor: M Yahya Suprabana

Related Posts

1 of 2.124