Connect with us

Budaya / Seni

Lampu Kota di Balik Jendela – Puisi Mayza Ayu Pramesti

Published

on

Hanna dan lampu kota di balik jendela. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/mys)

Hanna dan lampu kota di balik jendela. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/mys)

Di Balik Jendela

ku curi senyum itu
dibalik jendela berdebu yang menyimpan rindu
memantik mataku agar tetap menatapmu
oh sungguh
senyummu membuatku candu
layaknya anak muda
merindukan wine untuk malam kelabu

ku pikir, semua sihir itu haram dan memalukan
tapi aku salah
ada sihir yang halal serta menyenangkan
mengalahkan semua getaran dan akal sehat
membuat keringat dingin bercucuran

sihir itu.. mengalahkanku
sihir itu.. memaku diriku
sihir itu.. senyummu
yang mampu membuat otakku gila
namun tak meloncat dari dalam wadahnya

Purwokerto, 5 Maret 2019

Lampu Kota

Cahaya malam mulai menggoda
Lampu temaram mulai mengerlap
Ditemani secangkir kopi yang hangat
Mengikis dingin yang mulai menepi

Di pojok kursi kayu
Bersanding dengan kawan lama
Memangkas jarak memanggil kenangan
Bernego dalam cerita
Kisah klasik masa lalu
Mengundang tawa kadang malu

Banyumas, 14 Maret 2019

Lampu kota di balik jendela. (FOTO: Dok. Terry Endropoetro)

Lampu kota di balik jendela. (FOTO: Dok. Terry Endropoetro)

Sejumput Asa

Merekah sebuah harapan dalam angan
Membangkitkan gairah untuk berubah
Mencabik, mengoyak, lalu membakar
Hati yang tenang menjadi urakan
Bebas tapi tak keluar jalan

Mengubah cara pandang
Berpikir liar tapi tetap bernalar
Hasrat membaca alam
Menumbang yang salah, mencengkram yang benar
Sampai benar dan salah tak lagi tertukar

Banyumas, 14 Maret 2019

*Mayza Ayu Pramesti, Mahasiswa IAIN Purwokerto Fakultas Dakwah Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam.

Bagi rekan-rekan penulis yang ingin berkontribusi (berdonasi) karya baik berupa puisi, cerpen, esai, resensi buku/film, maupun catatan kebudayaan serta profil komunitas dapat dikirim langsung ke email: redaksi@nusantaranews.co

Baca: 10 Hal Yang Harus Diketahui Sebelum Kirim Tulisan ke Nusantaranews.co

Baca Juga:  Dari Uighur Kita Ditegur

Loading...

Terpopuler