Connect with us

Hukum

“Laila Majnun” Modern Dalam Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Published

on

“Laila Majnun” Modern

NUSANTARANEWS.CO – Laila Majnun modern. Peristiwa Pembunuhan Hakim Jamaluddin di Wilayah Hukum Polda Sumatera Utara yang dilakukan oleh Zuraida Hanum yang tidak lain adalah strinya sendiri, belakangan terungkap bahwa pembunuhan tersebut di bantu oleh dua orang eksekutor sewaan Istrinya sendiri. Pelaku eksekusi ternyata pembunuh bayaran yang juga teman kencan istrinya.

Proses pembunuhan dilakukan dengan rapi persis serial sinetron di televisi sehingga pihak penyidik polisi sempat agak kesulitan mengungkapkan kasus pembunuhan ini, akibat kurangnya alat bukti dan petunjuk, serta keterangan saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut.

Polda Sumatera Utara lalu meminta Mabes Polri untuk membantu proses penyelidikan dan penyidikan kasus ini. Setelah bekerja keras selama 40 hari, penyidik akhirnya secara terang benderang berhasil mengungkap siapa otak pembunuhan Hakim Jamaluddin – yang tidak lain adalah istrinya sendiri.

Proses Pembunuhan Hakim Jamaluddin kemudian diungkapkan ke publik melalui konferensi pers Mabes Polri bersama Polda Sumatera Utara.

Publik dibuat sangat terkejut dan heboh dengan terungkapnya peristiwa pembunuhan Hakim Jamaluddin yang begitu menyayat hati, betapa tidak bila dalang pelaku utamanya adalah Zuraida Hanum, istri Sang Hakim. Apalagi setelah diketahui bahwa salah satu eksekutornya adalah selingkuhan sang istri yang dibantu oleh seorang pembunuh bayaran.

Kisah pembunuhan ini membuat khalayak ramai, teringat akan Kisah Laila Majnun yang membunuh suaminya sendiri Sayidina Hasan yang tidak lain adalah cucu kesayangan Baginda Rasulullah Nabi Muhammad SAW – akibat tergoda oleh bujuk rayu bahwasannya setelah membunuh suaminya akan menikah dengan Sang Raja.

“Laila Majnun Abad Modern” begitulah ucapan spontan sebagian masyarakat setelah mendengar kasus pembunuhan di awal 2020 ini. Berdasarkan keterangan penyidik memang ada pengakuan bahwa setelah selesai membunuh suaminya akan menikah dengan selingkuhannya setelah pulang umroh.

Terkait dengan peristiwa pembunuhan tersebut, reporter NusantaraNews, kemudian mencoba mewawancarai seorang nara sumber warga Pidie Jaya, yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan bahwa setelah mendengar cerita pembunuhan Hakim Jamaluddin, dirinya kemudian mencoba memastikan dengan menelpon keluarganya yang berada di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Menurut nara sumber, Zuraida Hanum, dulu adalah mantan istri dari abang sepupunya sebelum menikah dengan Hakim Jamaluddin. Dikisahkan, Zuraida kemudian menceraikan suaminya yang sudah tidak memiliki uang lagi, setelah bertemu dengan orang yang lebih kaya. Pria kaya tersebut belakangan diketahui adalah Sang Korban Hakim Jamaluddin.

Menurut pengakuan pengacara Hakim Jamaluddin kepada pihak penyidik, di hari-hari terakhir hidupnya, Jamaluddin sedang mengurus perceraian dengan Zuraida Hanum karena almarhum mulai mencium “bau busuk” perangai istrinya. Akhirnya dia di bunuh, terangnya dengan penuh kesedihan.

Kemudian beliau melanjutkan dalam bahasa Aceh, “Dia Zuraida Hanum memang Lagak dan Puteh Licen…..Untong bang sepupu ka cre ngoen jih dilei, meudeh bang lon yang di poh lee jih, sang “ yang artinya “Zuraida itu cantik dan putih licin….Untung abang sepupunya sudah cerai dengan dia, sekiranya masih dengan abang sepupunya mungkin abangnya yang dibunuh.

Kisah pilu ini, menyayat hati para ibu-ibu sebagai Istri, Khususnya kaum hawa, mereka sangat dirugikan dengan kasus ini sebagai seorang perempuan dan istri, seolah-olah menjadi citra buruk bagi istri lainnya: “Anggapan seorang istri tega membunuh suaminya” terang Cupo Rabumah menyela akhir pembicaraan singkat dengan NusantaraNews.

Seorang penyair lagu sekaligus seorang seniman Aceh, Rafly Kande teringat akan salah satunya judul lagunya “Laila Majnun” yang sangat terkenal di Aceh. Rafly kemudian menyajikan kembali lagunya dengan membuat sebuah vidio pendek yang berlatar gambar Zuraida Hanum. Vidio tersebut kemudian menjadi viral, mengenang kembali kisah pilu Laila Majnun “Zuraida Hanum” di tengah Masyarakat Aceh. (NS & M2).

Loading...

Terpopuler