Kue Bhoi, Makanan Khas Aceh Ini Bisa Buat Teman Ngopi

NUSANTARANEWS.CO – Aceh Besar tak hanya kaya dengan wisata alamnya. Wisata kuliner yang unik dan enak juga ada untuk memancajak para pelancong. Kue Bhoi misalnya. Variasi bentuknya yang beragam seperti ikan, bintang, bunga, dan lain-lain membuat rasanya seolah kian menarik selera.

Kue yang menjadi panganan khas ini populer di kalangan masyarakat Aceh secara luas. Teksturnya yang kasar dan ukurannya yang lebih kecil serta padat jika dibandingkan dengan kue yang lain menjadi ciri khas kue Bhoi.

Kue yang satu ini memiliki nilai tradisi di kalangan masyarakat Aceh. Konon, dulu Kue Boi ini biasa dijadikan seserahan yang diberikan oleh mempelai pria kepada mempelai wanita pada acara pernikahan. Tapi seiring dengan perkembangan zaman, Kue ini beralih fungsi menjadi buah tangan jika berkunjung ke rumah sanak saudara atau ketika ada hajatan seperti Khitanan maupun Kelahiran.

Kabar baik para wisatawan, jika datang ke kota Serambi Mekkah itu, jangan khawatir tak ketemu kue unik yang satu ini. Sebab, biasanya di pasar-pasar tradisional kue Bhoi bisa ditemukan. Bisa juga langsung dipesan langsung pembuatnya.

Proses pembuatan kue Bhoi ini ternyta tergolong sedikit rumit lho. Pasalnya, tidak semua orang bisa membuat kuliner ini dan dibutuhkan kesabaran serta keuletan.

Jika Anda ingin menco membuat kue ini karena belum bisa datang Aceh, berikut ini resep dan cara bikinnya:

Pertama, penuhi dulu bahan-bahan mentahnya ini:

  • 150 gram Tepung Terigu
  • 150 gram Gula pasir
  • 2 butir Telur ayam
  • 1/4 sendok teh soda kue bubuk
  • secukupnya Mentega untuk mengoles cetakan

Selanjutnya, ikuti langkah berikut:

  • Masukkan telur dan tambahkan gula pada baskom atau wadah lain. Kocok sampai mengembang.
  • Masukkan vanili dan soda, kemudian kocok lagi sampai menyatu.
  • Setelah itu, masukkan tepung terigu dan aduk hingga rata.
  • Masukkan adonan ke dalam cetakan dan panggang sampai matang.

Nah, setelah matang, bisa Anda makan kue Bhoi bisa dengan segelas teh atau secangkit kopi untuk dicelup. Sebagaimana masyarakat Aceh biasa memakannya. (Neng Ara)

Baca Juga:  Menikmati Masakan “Keurling Kuah Asam Keung” Khas Tangse

Editor: Achmad S.