Connect with us

Hukum

KSKP Nunukan Gagalkan Penyelundupan 7 CTKI Ilegal Ke Sabah

Published

on

ctki ilegal, calon tenaga kerja ilegal, kepolisian nunukan, nunukan, tki anak-anak, pengurus tkni, bnp2tki, tki ilegal, kasus tki ilegal, penyelundupan tki, nusantaranews

Penyerahan CTKI Ilegal dari pihak KSKP Tunon Taka Nunukan kepada BNP2TKI. (Foto: NUSANTARANEWS.CO/Eddy Santry)

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tunon Taka kembali mengamankan 7 orang yang terindikasi akan menjadi Calon Tenaga Kerja Ilegal (CTKI) saat berada di pelabuhan rakyat Orde Baru, jalan Pelabuhan Baru, Nunukan Timur, Senin (9/7) lalu.

Tujuh CTKI yang terdiri dari 6 dewasa dan 1 anak-anak asal kota Sinjai Sulawesi Selatan ini dicurigai akan menuju ke Tawau-Sabah tanpa mengantongi dokumen keimigrasian dan diduga dikoordinir oleh oknum pengurus TKI.

“Kita dalami karena kita menduga mereka berangkat lewat bantuan oknum pengurus,” ujar Kapolsek KSKP Nunukan Ajun Komisaris Polisi AKP.Iberahim Eka Berlin, Selasa (10/7).

Baca juga: Tim EFQR Lanal Nunukan Gagalkan Penyelundupan TKI Ilegal Menuju Sabah, Malaysia

Berlin menegaskan bahwa penindakan terhadap CTKI ilegal dan pengurus yang meloloskan mereka menjadi hal yang ditekankan demi mencapai zero accident perjalanan laut dan tak lagi terjadi kecelakaan kapal sebagaimana yang terjadi beberapa wakti lalu di Perairan Sebatik.

“Kalau terbukti kita tindak, pasti kita proses, sementara kami masih minta keterangan para CTKI yang kami amankan, lalu kami serahkan ke BP3TKI,” jelasnya.

Namun, Kepala Kantor Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara Kombes Pol. Ahmad Ramadhan menilai penangkapan dan penindakan terhadap TKI ilegal bukan sebuah tindakan yang adil.

Ahmad menilai, TKI ilegal bukan pelaku kriminal yang pantas dipidanakan melainkan korban dari sebuah sistem yang telah terjadi cukup lama, terstruktur dan cukup masif.

“Selama ini selalu TKI yang mendapat penindakan, mana hukum bagi perusahaan yang mempekerjakan mereka, pada dasarnya yang bekerja dan mempekerjakan harus diproses hukum kan?,” ujarnya.

Penyerahan 7 CTKI ilegal asal Sinjai Sulawesi Selatan ke kantor BP3TKI oleh kepolisian KSKP Tunon Taka menurut Ahmad menjadi contoh adanya pemain di balik layar yang memiliki jaringan luas.

Baca juga: TNI AL Nunukan Amankan Kapal Vietnam dan 4 Kapal Filipina

Bahkan, lanjut Ahmad, dari keterangan yang diperoleh dari Hasna binti Patatore salah satu TKI ilegal yang diserahkan KSKP, perusahaan Teck Guan di Sebatik Malaysia membantunya membuatkan pasport untuk melegalisasi bahkan menguruskan pembuatan E-Kad yang dikeluarkan Imigrasi Malaysia.

Untuk mengatasi persoalan tak berhentinya perlintasan ilegal oleh CTKI ilegal, dan adanya perusahaan Malaysia menjanjikan kemudahan untuk mengurus dokumen melalui Konsulat yang diyakini menjadi salah satu daya tarik bagi TKI tetap ilegal, BP3TKI akan melaporkan kasus ini ke BNP2TKI sekaligus memohon agar ada upaya membuat kerjasama dengan Konsulat RI di Malaysia untuk mengontrol para TKI yang bekerja di perusahaan.

“BP3TKI bersama Konsulat akan melakukan pemetaan dan menghitung jumlah TKI yang bekerja di perusahaan-perusahaan Malaysia sekaligus mempertanyakan komitmen aparat Malaysia membuat regulasi untuk melarang perusahaan menerima tenaga kerja ilegal,” kata Ahmad.

Pewarta: Eddy Santry
Editor: Eriec Dieda

Advertisement

Terpopuler