HukumTerbaru

KPK Akan Perpanjang Pencegahan Setnov ke Luar Negeri

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memperpanjang masa penahanan terhadap Setya Novanto (Setnov). Meskipun Hakim Tunggal Cepi Iskandar telah menyatakan bahwa penetapan tersangka yang dikakukan oleh KPK terhadap Setnov tidak sah dan harus dihentikan penyidikannya.

“Surat pencegahan belum pernah dicabut dan akan diperpanjang sekiranya akan habis,” tutur Ketua KPK, Agus Rahardjo melalui pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/10/2017).

Agus menjelaskan pencegahan yang dilakukan oleh KPK terhadap Ketua DPR RI itu sudah dilakukan sebelum Setnov menjadi tersangka. Adapun pencegahan dilakukan untuk mengusut sejumlah tersangka lainnya di kasus e-KTP.

Saat ini, KPK masih mengusut dua tersangka kasus e-KTP, anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari dan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sugihardjo. Jadi perpanjangan masa pencegahan Ketua Umum Partai Golkar itu ke luar negeri dilakukan, lantaran Setnov masih menjadi saksi untuk sejumlah tersangka lainnya.

Untuk diketahui, Setnov berhasil mengalahkan KPK lewat sidang praperadilan terkait penetapan tersangka dirinya dalam kasus korupsi yang ditaksir merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun. Hakim Cepi Iskandar menyebut penetapan Setnov sebagai tersangka tidak sah karena tidak sesuai dengan KUHAP, Undang-undang KPK dan SOP KPK itu sendiri.

Baca Juga:  Lebih Loyal Ke Prabowo Subianto, Gerindra Jatim Cuek Jika Sandiaga Uno Gabung Ke PPP

Reporter: Restu Fadilah / Editor: Eriec Dieda

Related Posts

1 of 221