Connect with us

Berita Utama

Korut Menolak Dialog Dengan AS, dan Siap Menyerang Australia

Published

on

Sistem Anti Rudal Korut/Foto NBC News

NUSANTARANEWS.CO – Serangkaian uji coba rudal balistik oleh Korea Utara dan perang retorika yang semakin panas antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un belakangan ini, terus menjadi fokus dunia internasional.

Dilansir CNN, Selasa (17/10), dilaporkan bahwa Korut telah menolak tawaran dialog yang diajukan oleh Washington, dan Korut juga menegaskan akan terus mengembangkan rudal antarbenua (ICBM) yang dapat mencapai daratan AS.

Lebih jauh, Pejabat yang tidak ingin disebutkan namanya itu juga menyatakan bahwa, pihak Pyongyang tidak tertarik membuka hubungan diplomasi dengan AS sebelum memiliki kemampuan ofensif dan defensif yang memapu menangkal agresi militer, tegas pejabat Korut tersebut.

Kantor Berita Korut, KCNA juga melontarkan pernyataan bernada ancaman terhadap Autralia yang belakangan semakin menegaskan diri mendukung langkah AS serta Korea Selatan (Korsel) terkait percobaan rudal balistik yang terus berlanjut.

Hal tersebut, menyusul pernyataan Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, yang mendukung AS dan Korea Selatan, termasuk opsi penggunaan kekuatan bersenjata untuk menyerang Korea Utara. Ditambah lagi dengan pernyataan Menteri Pertahanan Australia, Marise Payne, selama kunjungannya ke Korea Selatan juga mengeluarkan kecaman terhadap Korea Utara.

Loading...

Seperti diberitakan SkyNews, “Jika Australia melakukan tekanan militer dan diplomatik kepada DPRK, maka mereka tidak dapat menghindari bencana dari kami,” kata KCNA

Di tempat berbeda, Wakil Perdana Menteri Jepang Taro Aso dan Wakil Presiden AS Mike Pence pada hari Senin (16/10), mengeluarkan pernyataan bahwa kedua negara akan bekerja sama untuk meningkatkan tekanan terhadap Korea Utara. Lebih lanjut, Pence juga mengatakan bahwa AS akan semakin mengisolasi rezim Kim Jong Un. Sementara Aso juga mengatakan bahwa persekutuan Jepang-AS menjadi penting mengingat ancaman dari Korea Utara yang semakin nyata. (Banyu)

Baca Juga:  Membaca Konflik Timur Tengah Mutakhir
Loading...

Terpopuler