Connect with us

Peristiwa

Korea Utara Tahan Seorang Warga Amerika Serikat

Published

on

Korea Utara Tahan Seorang Warga Amerika Serikat. Foto Ilustrasi: Istimewa
Korea Utara Tahan Seorang Warga Amerika Serikat. Foto Ilustrasi: Istimewa

NUSANTARANEWS.CO – Pada Jumat (21/4) dilaporkan kantor berita Korea Selatan Yonhap seorang warga Amerika Serikat (AS) ditahan pihak Korea Utara. Pria tersebut ditangkap di Bandara Internasional Pyongyang dalam perjalanannya keluar dari negara tersebut.

Seperti dikutip Reuters, pria warga AS yang ditangkap tersebut berusia lima puluh tahun yang terindentifikasi berada di Korea Utara selama sebulan untuk keperluan kegiatan bantuan.

Pria itu merupakan seorang mantan profesor di Universitas Sains dan Teknologi Yanbian (YUST). Namun, tidak disebutkan namanya. YUST merupakan sebuah universitas di negara tetangga Cina dan memiliki sebuah cabang di Pyongyang.

Sementara seorang pejabat di Badan Intelijen Nasional Korea Selatan mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui adanya penangkapan yang dilaporkan. YUST juga ketika dikonfirmasi tidak memberikan jawaban.

Simak: Latihan Militer AS-Korsel 28 April Dinilai Korea Utara Sebagai Persiapan Invasi

Loading...

Korea Utara diketahui memang telah mendapatkan kritikan tajam terkait catatan hak asasi manusianya. Sebab sebelumnya, Korea Utara telah menahan dua orang warga AS yakni Otto Warmbier dan seorang misionaris AS Kenneth Bae.

Otto adalah seorang siswa berusia 22 tahun, ditahan pada Januari tahun lalu dan dijatuhi hukuma 15 tahun kerja paksa oleh pengadilan Korea utara karena dianggap telah mencoba untuk mencuri sebuah spanduk propaganda.

Pada bulan Maret 2016, Kim Dong Chul dari Korea-Amerika (62), dijatuhi hukuman 10 tahun kerja paksa karena dianggap melakukan subversi. Sementara, misionaris A.S. Kenneth Bae ditangkap pada tahun 2012 dan dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa untuk kejahatan terhadap negara. Dia dibebaskan dua tahun kemudian.

Pewarta: Eriec Dieda
Editor: Achmad Sulaiman

Loading...

Terpopuler