Connect with us

Berita Utama

Korea Selatan Menyiapkan Serangan Pre-Emptive Untuk Mengalahkan Korea Utara

Published

on

Ilustrasi Pasukan Khusus Korea Selatan/Foto MilitaryTimes

NUSANTARANEWS.CO – Bukan hanya Korea Utara, Militer Korea Selatan (ROK) pun ternyata turut meluncurkan rudal balistiknya dalam waktu yang hampir bersamaan. Dua rudal balistik Seoul ditembakkan hanya berselang enam menit setelah rudal balistik Pyongyang melesat melintasi wilayah udara Jepang pada bulan lalu. Peluncuran rudal Seoul tersebut merupakan reaksi cepat dari Presiden Moon Jae-in untuk merespon manuver senjata Pyongyang yang terus berlanjut.

Terkait dengan provokasi Korea Utara tersebut, Presiden Trump akhirnya memberikan persetujuan prinsip bagi Korea Selatan untuk mengambil inisiatif meningkatkan kemampuan rudal balistiknya sebagai upaya mengimbangi kemampuan rudal balistik Korea Utara.

Seperti diketahui, perjanjian bilateral antara AS dan Korea Selatan, memang membatasi jarak jangkau dan muatan rudal Korea Selatan. Pada tahun 2012, batas jangkauan ditetapkan hanya 800 km dengan muatan 500 kg. Belakangan, Trump dan Moon sepakat bahwa Korea Selatan memerlukan rudal yang lebih kuat dan canggih untuk menghadapi Korea Utara.

Terkait dengan itu, Komite Pertahanan Korsel mengatakan bahwa pihak militer akan segera meningkatkan kemampuan rudal darat-ke-darat Hyunmoo IV agar dapat menjangkau dan menghancurkan seluruh fasilitas militer Korea Utara.

Di samping itu, langkah ROK ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan serangan pre-emptive terhadap Korea Utara sebagai langkah untuk meminimalisir kerusakan dan mempercepat berakhirnya perang dengan kehancuran yang luar biasa di Korea Utara.

Loading...

Dengan peningkatan jangkauan dan muatan hulu ledaknya mencapai 2 ton, maka ROK memiliki kemampuan untuk menghancurkan fasilitas militer bawah tanah Korut, termasuk bunker-bunkernya.

Uji coba penghancuran bunker berhasil dilakukan oleh rudal Hyunmoo-II yang dapat menembus jauh ke dalam tanah dan menghancurkan apa saja yang berada di dalamnya. Keberhasilan itu, menurut juru bicara presiden Korea Selatan bahwa, rudal tersebut akan menjadi komponen kunci dalam memenangkan pertempuran menghadapi militer Korea Utara.

Baca Juga:  Berita Hangat: Jokowi Didesak Hingga Canggihnya Pertahanan THAAD

Dilansir Business Insider pada bulan Agustus lalu, bahwa kekuatan ledakan rudal Hyunmoo-II Korea Selatan dapat menghancurkan apa saja yang tersimpan dalam bunker. Dengan kemampuan rudal ini, di duga adalah untuk menarget Kim Jong Un – yang diperkirakan akan bersembunyi di dalam bunker bila pecah perang.

Selain itu, Korea Selatan juga dilaporkan mulai melatih pasukan khusus untuk membunuh Kim Jong-un dan penasihat terdekatnya jika Korea Utara memulai perang. Presiden Korsel, Moon Jae-in, juga telah melihat rencana Kementerian Pertahanan mengenai rencana serangan militer terhadap Korea Utara bila Korut melakukan provokasi yang melintasi batas.

Atmosfir perang di Semenanjung Korea semakin terasa dengan akan digelarnya latihan gabungan militer AS, Jepang dan Korsel pada minggu ini. Empat kapal destroyer kelas Aegis ketiga negara akan melakukan manuver menghadapi serangan rudal balistik Korea Utara, menurut pejabat pertahanan Korea Selatan kepada Yonhap.

Namun, latihan militer gabungan ini tidak melakukan penembakan rudal secara langsung, tapi hanya akan mensimulasikan skenario dimana pasukan Korea Selatan, Jepang dan AS mendeteksi peluncuran rudal Korut serta saling tukar berbagai informasi satu sama lain, kata Menteri Pertahanan Korea Selatan. (Aya)

Loading...

Terpopuler