Korban Luka-Luka KRL Anjlok Didominasi Perempuan

FOTO KRL Cilebut-Bogor Anjlok (Foto Istimewa)
KRL Anjlok di Petak Jalan Antara Cilebut – Bogor. (Foto Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Insiden kecelakaan akibat KRL (Kereta Rel Listrik) yang anjlok di petak jalan antara Cilebut – Bogor, pada Minggu pagi (10/3/2019) di dominasi kaum perempuan.

Vice President Komunikasi PT KCI (Kereta Commuter Indonesia) Eva Chairunisa dalam siaran tertulisnya mengumumkan 17 korban luka-luka dari insiden kecelakaan tersebut. Dari ketujuh belas korban, sebagian besar didominasi perempuan.

Mereka antara lain, Gina Yunita (16), Nur Aini (33), Suripto (57), Tasya Aprilia Hamimi (21), Nurhayati (49), Lilis Septiani (23), Pendi Suryadi (19), Lilis (23), Nurjanah (60), Resti (32), Neni (52), Mery Yunita (34), Safa (18), Lisa (19), Lisa (18), Nano Maryono dan Suripto.

Hal ini dikarenakan gerbong yang anjlok hingga terguling tersebut merupakan gerbong khusus perempuan yang berada di gerbong paling depan kereta.

Eva menjelaskan petugas dari PT KAI Daop 1 dan PT KCI telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi penumpang dan KRL (Kereta Rel Listrik). Mengenai penyebabnya masih dalam evakuasi.

“Penyebab kejadian tersebut belum dapat disampaikan karena masih proses evakuasi dan akan dilakukan investigasi lebih lanjut,” terangnya.

Pewarta: Romadhon