Connect with us

Ekonomi

Komitmen BPK Bantu Lembaga Audit Vietnam Bangun Kapasitas Audit

Published

on

BPK menandatangani MoU dengan State Audit Offfice of the Socialist Republic of Viet Nam (SAV). Foto: Dok. Humas BPK

NusantaraNews.co, Jakarta – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan, segala upaya penguatan senantiasa disandarkan pada komitmen yang kuat untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan. Hal itu dilakukuan demi meningkatnya kapasistas audit.

Hal itu disampaikan Ketua BPK RI saat pidato pada acara pertemuan Summit BPK se-ASEANSAI di Vientiane, Laos, pada tanggal 5 November 2017. Dimana BPK juga menandatangani MoU dengan State Audit Offfice of the Socialist Republic of Viet Nam (SAV).
Penandatangani terseut merupakan komitmen BPK dan SAV untuk tetap melanjutkan kerjasama penguatan kapasitas audit pada kedua lembaga audit yang telah berlangsung sejak tahun 2011.

“Kami yakin segala upaya penguatan didasarkan atas komitmen yang kuat untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan meningkatkan kapasitas audit pada sektor publik pada kedua belah negara, dan sesuai dengan semangat ASEANSAI yaitu “kebersamaan/togetherness” dan motto INTOSAI “Mutual Experience Benefits All”, ungkap Ketua BPK.

Auditor General of the State Audit Office of the Socialist Republic of Viet Nam, Mr. Ho Duc Phoc, dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih kepada BPK yang telah membantu Vietnam dengan mengirimkan narasumber auditor BPK untuk mengajarkan Audit Kinerja terutama di bidang Audit Lingkungan Hidup dan memberikan kesempatan kepada auditor SAV Vietnam untak mengikuti secondment di BPK.

“Ke depan Vietnam berharap juga tetap mendukung SAV sebagai Ketua Komite Strategic Planning di ASENSAI dan Ketua ASOSAI,” harap Mr. Ho Duc Phoc.

Hadir dalam penandatanganan tersebut Duta Besar Indonesia untuk Laos PDR Irmawan Emir Wisnandar, Wakil Kedutaan Besar Vietnam di Laos, dan Sekretaris Jenderal BPK, Hendar Ristirawan serta delegasi dari kedua lembaga pemeriksa.

Baca Juga:  Rugikan Negara Rp 668 Miliar, Penjara Jilid II Menanti Ahok

Pewarta: Romadhon
Editor: Ach. Sulaiman

Terpopuler