Politik

Komentar Miring Pansus Angket KPK Dianggap Sebagai ‘Vitamin’

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pansus Angket KPK mendatangi lapas Sukamiskin di Bandung untuk memdengarkan aspirasi terhadap narapidana kasus korupsi tentang KPK (6/7).

Hal tersebut memicu kritikan dari berbagai kalangan masyarakat. Karena langkah yang diambil oleh Pansus Angket KPK dinilai sangat politis dan merupakan bentuk pelemahan terhadap KPK.

Anggota DPR Komisi III, Nasir Djamil mengatakan Komentar miring terhadap Pansus Angket KPK akan menjadi ‘vitamin’ bagi pansus untuk tetap melanjutkan pembahasan angket dalam rangka memperkuat KPK

“Komentar miring  terhadap Pansus Angket KPK dianggap  sebagai ‘vitamin’ oleh Pansus Angket. Sedangkan komentar komentar lurus menjadi sumber energi yang besar untuk menjawab keragu-raguan sebagian kecil kalangan yang menilai pansus angket ingin melemahkan KPK,” ungkap Nasir Djamil saat dihubungi via WhatsApp,  Jum’at (7/7/2017).

Nasir melanjutkan di negara demokrasi seperti Indonesia, setiap orang berhak untuk menyampaikan aspirasinya kepada Pemerintah maupun DPR. Dirinya menganggap perbedaan pendapat sebagai sebuah kewajaran.

Baca Juga:  Cegah Korupsi, Kemendagri Ingatkan BUMD Fokus di Bidang Usaha yang Dimiliki

“Polemik itu bagian dari demokrasi, jadi jangan apriori dengan perbedaan,” pungkasnya.

Sebelumnya perwakilan 360-an Guru Besar Antikorupsi menemui Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat (6/7). Mereka ingin menyampaikan kepada Presiden Jokowi hasil kajian yang dilakukan oleh Forum Guru Besar anti korupsi atas upaya pelemahan KPK oleh Pansus Angket.

Pewarta: Ucok Al Ayubbi
Editor: Romandhon

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 7