Connect with us

Ekonomi

Kodim Nunukan Buktikan Keberhasilanya Mengolah Lahan Tidur Menjadi Ladang Cabai Siap Panen

Published

on

Dandim 0911/Nunukan disela-sela Panen Raya Cabai di Nunukan, Kalimantan Utara. (Foto: Eddy Santri/NUSANTARANEWS.CO)

Dandim 0911/Nunukan disela-sela Panen Raya Cabai di Nunukan, Kalimantan Utara. (Foto: Eddy Santri/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – Kodim Nunukan berhasil mengolah lahan tidur menjadi ladang tanaman cabai yang kini siap dipanen.

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan sumber daya alamnya. Karunia dari Tuhan berupa daratan dan lautan adalah bukti kesempurnaan anugerahNya kepada bangsa Indoensia. Namun kadang perilaku para penghuni alam lah yang menjadikan negeri yang seharusnya karta raharja menjadi negara yang masih tertinggal dari negara lain.

Hal tersebut diungkapkan Komandan Kodim (Dandim) 0911/Nunukan Letnan Kolonel Czi Arif Abdillah disela-sela kegiatan Panen Raya Cabe di bekas lahan tidur di Mambunut, Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (9/2/2019). Menurut Arif, apabila setiap pemilik lahan mampu mengelola titipan Tuhan berupa tanahnya dengan baik, maka kesejahteraan pasti terealisasikan.

Baca juga: Hidupkan Lahan Mati, Program ‘Emas Hijau’ Sukses Dongkrak Hasil Petani Maluku

“Tuhan itu tak kan merubah keadaan kita apabila kita sendiri malas merubahnya. Sebagai contoh, hamparan tanaman cabai ini pada mulanya hanyalah lahan tidur yang terabaikan. Setelah kita kelola dengan baik, kita lihat sendiri, cabai telah siap petik, siap untuk dikonsumsi dan siap pula untuk dipasarkan,” ujar Arif.

Loading...

Sehingga lebih jauh Arif menuturkan bahwa selain untuk dalam rangka mendukung program Pemerintah tentang penguatan Ketahanan Pangan, yang lebih penting pihaknya ingin mengajak semua pihak untuk benar-benar memanfaatkan karunia Tuhan dengan sebaik-baiknya.

Ia melihat, masih banyak lahan-lahan yang terbiar bahkan menjadi semak padahal apabila dikelola pasti hal itu akan menjadi ladang-ladang pertanian yang menghasilkan kemanfaatan. Sehingga dengan hal tersebut, ungkap Arif, wilayah Perbatasan bukan hanya mampu menjadi penopang ekonomi wilayahya sendiri namun juga akan mampu menjadi salah satu penjangga ekonomi nasional.

Baca Juga:  Upaya Kurangi Polusi Udara Terus Dilakukan di Surabaya

“Kenapa tidak. Kalau semua lahan di Nunukan ini bisa menjadi ladang-ladang pertanian siap panen, tentu bukan hanya ketahanan pangan untuk penduduk lokal saja, tapi juga pasti kita mampu berswasembada,” tandas perwira dengan dua melati dipundak tersebut.

Dalam pemanfaatan lahan pun Arif menuturkan pihak tak ‘pukul rata’ pada satu komoditi melainkan disesuiakan dengan kultur tanah serta jenis -jenis yang paling sering diminati masyarakat. Hal tersebut menurut Arif saat ini tengah dijalankan oleh semua Komado Rayon Militer (Koramil) di wilayah Nunukan.

“Di Sebatik kita galakan tanaman Jagung, di Sebuku ada Jagung Manis dan di Sembakung ada kita galakan budidaya sayur mayur seperti terung, tomat dan sebagainya,” paparnya.

Arif mempunyai keyakinan bahwa apabila program tersebut berjalan dan semua pihak saling bersinergi, kelak Nunukan bukan lagi mengalami ketergantungan pangan namun justru akan menjadi penyuplay kebutuhan tak terkecuali beras.

“Sepanjang punya kemauan, divasilitasi dengan kemampuan, pasti semua itu bukan mustahil untuk diwujudkan,” tutup Arif.

Pewarta: Eddy Santri
Editor: Gendon Wibisono

Loading...

Terpopuler